berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Lingkungan

Dampak Asap Karhutla Kalimantan di Sarawak, Kualitas Udara Memburuk dan Sekolah Ditutup

Yolanda RumbayanDiterbitkan 21 Agu 2026 - 20.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dampak Asap Karhutla Kalimantan di Sarawak, Kualitas Udara Memburuk dan Sekolah Ditutup
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat telah menyebar hingga ke wilayah Sarawak, Malaysia. Penyebaran asap lintas batas ini menyebabkan kualitas udara di negara tetangga tersebut mengalami penurunan dan memburuk. Berdasarkan data yang ada, titik-titik kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat tersebut teridentifikasi berada di beberapa wilayah administratif, yaitu di Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Landak. Dampak dari kebakaran ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat lokal di Indonesia, melainkan juga meluas hingga ke wilayah Malaysia yang berada di dekatnya.

Dampak lingkungan yang melintasi batas negara ini tidak lepas dari kondisi geografis kedua negara. Indonesia dan Malaysia berbagi perbatasan darat secara langsung di Pulau Kalimantan. Secara lebih spesifik, wilayah Indonesia yang meliputi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara berbatasan langsung di darat dengan wilayah Sarawak dan Sabah yang merupakan bagian dari Malaysia. Kedekatan geografis dan perbatasan darat yang membentang di Pulau Kalimantan ini membuat pergerakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di satu sisi wilayah dapat dengan mudah menyeberang dan memengaruhi kualitas udara di wilayah negara tetangga.

Sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla tersebut, Departemen Pendidikan Sarawak mengambil langkah tegas untuk melindungi kesehatan para siswa. Pihak departemen mengeluarkan perintah penutupan sekolah secara sementara yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu mulai tanggal 20 hingga 21 Agustus 2026. Kebijakan penutupan sementara ini diberlakukan secara luas di beberapa wilayah terdampak di Sarawak, yang meliputi Kuching, Padawan, Serian, Samarahan, Bau, Lundu, Sri Aman, dan Lubok Antu. Meskipun gedung sekolah ditutup untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar tidak sepenuhnya dihentikan melainkan dialihkan secara daring dari rumah melalui program Pengajaran dan Pembelajaran di Rumah (PdPR).

Baca Juga

Kemensos Buka 3 Dapur Umum untuk Korban Gempa di Manggarai Timur

Kemensos Buka 3 Dapur Umum untuk Korban Gempa di Manggarai Timur

Keputusan penutupan sekolah ini didorong oleh data pemantauan kualitas udara yang menunjukkan tingkat pencemaran yang mengkhawatirkan. Pada tanggal 20 Agustus 2026, tepat pukul 13.00 waktu setempat, Indeks Pencemaran Udara atau Air Pollutant Index (API) di wilayah Serian mencatat angka tertinggi yakni mencapai 193. Pada hari yang sama, wilayah Kuching mencatat angka API sebesar 190, disusul oleh wilayah Samarahan dengan angka indeks sebesar 173. Berdasarkan ketentuan yang diatur dalam National Haze Action Plan, tingkat indeks pencemaran udara yang telah mencapai ambang batas 200 dikategorikan sebagai kondisi yang sangat tidak sehat, sehingga angka-angka yang tercatat pada hari itu sudah mendekati batas bahaya tersebut.

Peristiwa penutupan sekolah yang terjadi pada tanggal 20 Agustus 2026 ini bukanlah yang pertama kali terjadi dalam waktu dekat. Kebijakan ini tercatat sebagai kejadian penutupan sekolah kedua yang dipicu oleh kabut asap di Sarawak dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Pada pekan sebelumnya, situasi kualitas udara bahkan sempat lebih buruk di wilayah tertentu. Sekolah-sekolah yang berada di wilayah Divisi Serian telah diperintahkan untuk ditutup selama tiga hari berturut-turut setelah angka indeks pencemaran udara (API) di wilayah tersebut sempat melonjak tinggi dan secara resmi melampaui ambang batas 200.

Baca Juga

Ahli Nilai Sprindik TPPU Febrie Cacat Administrasi dan Penyitaan Tak Sah

Ahli Nilai Sprindik TPPU Febrie Cacat Administrasi dan Penyitaan Tak Sah

Situasi ini menunjukkan betapa signifikannya dampak penyebaran asap karhutla dari Kalimantan Barat terhadap aktivitas harian dan kesehatan masyarakat di Sarawak, Malaysia. Kebakaran lahan yang terjadi di Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Landak secara langsung memicu penurunan kualitas udara di wilayah perbatasan seperti Kuching, Padawan, Serian, Samarahan, Bau, Lundu, Sri Aman, dan Lubok Antu. Melalui program PdPR, proses pendidikan diupayakan tetap berjalan meskipun para siswa terpaksa harus belajar dari rumah demi menghindari paparan udara yang tidak sehat selama masa penutupan sekolah pada 20 hingga 21 Agustus 2026 tersebut.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaKalimantan BaratSarawak

Berita Terbaru Lainnya

Pertamina Dukung Keandalan Listrik NTT dengan Skema Alternatif Pasokan BBM PembangkitBagaimana Pertamina Patra Niaga Menjaga Layanan Energi NTT PascagempaKemensos Buka 3 Dapur Umum untuk Korban Gempa di Manggarai TimurAhli Nilai Sprindik TPPU Febrie Cacat Administrasi dan Penyitaan Tak SahTanggapan Resmi PT Toba Pulp Lestari Tbk Terkait Isu Dugaan Korupsi Pajak Rp2 TriliunIHSG Ditutup Menguat 1,68 Persen Tembus Level 6.500 pada 20 Agustus 2026Pelaksanaan PKKMB Prabhu Udayana 2026 untuk Mahasiswa Baru Universitas UdayanaKAI Garap TOD Manggarai di Lahan 2,19 Hektare, Sediakan 1.232 Unit Hunian

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap