berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Citra Satelit NASA Rekam Kebakaran Lahan Gambut Pekat Yang Pekatkan Langit Indonesia

Usat BalangDiterbitkan 4 Sep 2026 - 11.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Citra Satelit NASA Rekam Kebakaran Lahan Gambut Pekat Yang Pekatkan Langit Indonesia
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Data penginderaan jauh milik NASA merekam maraknya titik panas (hotspot) serta sebaran kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Tangkapan instrumen Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) pada Satelit Aqua memperlihatkan gumpalan asap pekat yang terus membubung dari area-area lahan gambut.

Kondisi lahan gambut yang telah dikeringkan untuk pembukaan lahan pertanian atau perkebunan menjadi pemicu tingginya kerentanan kebakaran. Api pada material organik tersebut kerap merambat di bawah permukaan tanah (ground fire) dan dapat membara selama berminggu-minggu. Kebakaran tipe ini tidak hanya sulit dipadamkan, tetapi juga melepaskan simpanan karbon masa lalu ke atmosfer dalam wujud gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4).

Dampak kepungan asap mulai menelan korban pada satwa liar dan memperburuk kualitas udara di permukiman. Di Ketapang, Kalimantan Barat, seekor orangutan bernama Sempurna mati setelah dievakuasi dalam keadaan kritis dari perkebunan kelapa sawit. Hasil nekropsi dari BKSDA Kalbar mengonfirmasi adanya kerusakan pada paru-paru satwa tersebut akibat paparan asap karhutla.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Krisis lingkungan juga dirasakan warga di Pulau Sumatera. Indeks Standar Pencemaran Udara di Kota Padang sempat menyentuh angka AQI 434 dengan kategori Berbahaya. Merespons kondisi tersebut, Koalisi Sipil Sumbar mendesak otoritas pemerintah untuk mengusut tuntas pihak yang bertanggung jawab atas sumber asap dan menuntut dihentikannya normalisasi bencana kabut asap tahunan.

Upaya pemadaman darat terus digencarkan, salah satunya oleh tim Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin yang menangani titik api di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Kendati titik api yang padam di permukaan tidak lagi terpantau sebagai hotspot pada sistem Sipongi, sisa asap pekat masih kerap bertahan di atmosfer.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Menghadapi risiko eskalasi karhutla, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta seluruh pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) untuk menaikkan kesiapsiagaan operasional dan terlibat aktif dalam langkah-langkah pencegahan di konsesi masing-masing.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Karhutlalahan gambut

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap