berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

Yolanda RumbayanDiterbitkan 27 Agu 2026 - 01.32 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pasar modal Indonesia diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan hingga pengujung 2026, dengan potensi capaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 8.000 pada skenario paling optimistis. Prospek tersebut merupakan hasil konsensus sejumlah manajer investasi yang menjalin kemitraan dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).

Secara keseluruhan, konsensus tersebut memproyeksikan pergerakan IHSG sepanjang 2026 akan bergerak di rentang 7.000 hingga 8.000.

WM Business Development & Market Research Head CIMB Niaga Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah memaparkan bahwa arah pergerakan indeks terbagi ke dalam tiga skenario utama, yakni bull case, base case, dan bear case.

Dalam skenario bull case atau proyeksi paling optimistis, IHSG diperkirakan mampu melesat hingga menyentuh level 8.000. Sementara pada skenario dasar (base case), pergerakan indeks diperkirakan berada di kisaran 7.500. Adapun skenario paling konservatif (bear case) menempatkan indeks pada level 7.000.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

"Mungkin saat ini memang bagus saham-saham pada terkoreksi banyak, tapi diharapkan yang big cap, atau yang memiliki rasio utang enggak terlalu besar terhadap aset," ujar Lanjar saat berbicara dalam acara Kelas Jurnalisme Inspiratif di Ritz Carlton Pacific Place, Rabu (26/8/2026).

Faktor Moneter dan Rekomendasi Portofolio

Perhitungan target indeks tersebut disusun dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi makro dan arah kebijakan moneter. Lanjar menerangkan bahwa kondisi perekonomian domestik saat ini tengah berada dalam fase pengetatan sekaligus perlambatan.

Dari sisi suku bunga acuan, CIMB Niaga memasang estimasi konservatif bahwa Bank Indonesia masih berpeluang menaikkan BI Rate satu kali lagi pada 2026. Namun, ruang pengetatan lanjutan dinilai sudah sangat terbatas karena suku bunga acuan dipandang telah mendekati titik puncaknya.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Lingkungan suku bunga tinggi perlu dicermati pelaku pasar karena berpotensi mengerek biaya pendanaan (cost of fund) para emiten di bursa. Tekanan pada beban dana tersebut pada akhirnya berisiko menekan valuasi saham emiten terkait.

Mempertimbangkan kondisi tersebut, investor disarankan untuk lebih selektif dalam menyusun portofolio. Fokus pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) serta emiten dengan struktur permodalan yang sehat dan beban utang minimal dinilai lebih rasional guna mengantisipasi volatilitas pasar.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiIHSGPasar Saham

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap