Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) merilis keterangan resmi pada Selasa, 11 Agustus 2026, guna mengajak seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi aktif dalam ajang DPD RI Awards 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menjaring sosok-sosok inspiratif di tingkat daerah yang selama ini konsisten membangun lingkungan sekitarnya. Pengusulan nama-nama calon penerima penghargaan tersebut saat ini masih berlangsung. Pendaftaran Masih Dibuka, Ini 4 Kategori DPD RI Awards 2026 beserta tata cara pengajuan usulannya yang perlu dipahami publik sebelum batas akhir pendaftaran ditutup pada 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Masyarakat yang mengetahui keberadaan tokoh penggerak di lingkungannya dapat mendaftarkan calon penerima secara mandiri melalui jaringan internet. Prosedur pengusulan ini dibuka secara transparan agar warga dari pelosok daerah dapat mengusulkan individu yang dinilai layak menerima apresiasi tingkat nasional. Langkah pendaftaran dilakukan dengan mengakses formulir elektronik pada situs resmi http://awards.dpd.go.id. Pengusul cukup mengisi formulir data diri pengusul dan identitas tokoh yang dicalonkan, serta melampirkan keterangan pendukung mengenai rekam jejak maupun inovasi yang telah dihasilkan oleh sosok tersebut di daerah asal.
Anggota DPR Pertanyakan Niat Eks Pejabat Pajak Menjadi Calon Hakim Agung dalam Uji Kelayakan

Proses penjaringan kandidat DPD RI Awards 2026 terbagi ke dalam empat kategori spesifik. Kategori pertama memprioritaskan bidang pendidikan, di mana penghargaan diarahkan kepada individu yang mendedikasikan dirinya serta menghasilkan inovasi di jalur pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah. Kategori kedua berfokus pada bidang kesehatan, dengan sasaran individu, profesional, atau akademisi yang berhasil menciptakan inovasi teknologi dan layanan kesehatan melalui riset klinis maupun riset laboratorium. Inovasi tersebut dapat berupa temuan obat-obatan baru, formulasi terapi kesehatan, maupun rekayasa alat kesehatan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kategori ketiga menyasar bidang ketahanan pangan, yang ditujukan khusus bagi Penggerak Desa Mandiri Pangan. Figur dalam kategori ini dinilai berdasarkan keberhasilannya mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal, pemberdayaan warga desa, serta penguatan sistem pangan secara berkelanjutan. Adapun kategori keempat adalah bidang seni dan budaya, yang diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam memelihara dan mengembangkan warisan budaya daerah, sekaligus aktif mempromosikan kekayaan budaya tersebut ke tingkat nasional hingga internasional. Di luar empat kategori utama tersebut, DPD RI juga menghadirkan Special Recognition Awards sebagai bentuk penghormatan bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi kemajuan daerah.
Prabowo Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih Buatan TNI-Polri

Ajang penghargaan ini menjadi wadah apresiasi nasional yang menitikberatkan pada kerja nyata di tingkat tapak. Ketua DPD RI Sultan B Najamudin pada gelaran DPD Awards 2025 lalu menjelaskan bahwa penghargaan ini diselenggarakan untuk memberikan panggung penghormatan kepada figur-figur inspiratif dari berbagai daerah yang selama ini berkarya tanpa sorotan publik nasional. Menurut Sultan, kekuatan utama pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif serta kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, dan tidak hanya terbatas pada pusat pemerintahan atau kota-kota besar semata. Melalui pengumuman yang disampaikan DPD pada 11 Agustus 2026, lembaga pengawas daerah ini berharap apresiasi yang diberikan mampu menjadi sumber inspirasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi.






