berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Cara Mengoptimalkan Teknologi i-DM pada Jetour T1 dan T2

Fitri KaraengDiterbitkan 10 Agu 2026 - 00.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengoptimalkan Teknologi i-DM pada Jetour T1 dan T2
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Kehadiran lini Sport Utility Vehicle (SUV) plug-in hybrid dari Jetour membawa angin segar bagi industri otomotif tanah air yang tengah gencar beralih ke kendaraan ramah lingkungan. PT Jetour Sales Indonesia secara resmi memperkenalkan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) sebagai sistem penggerak utama pada model Jetour T1 i-DM and Jetour T2 i-DM. Melalui sistem inovatif ini, mesin konvensional dan motor listrik dapat bekerja secara bergantian maupun bersamaan secara otomatis, menyesuaikan dengan kondisi perjalanan nyata yang dihadapi oleh pengemudi di jalan raya.

Langkah pengembangan teknologi ini membawa dampak yang sangat signifikan pada efisiensi berkendara jarak jauh. Menurut penjelasan Product Trainer PT Jetour Sales Indonesia, Fatur Farhananda, Jetour T2 i-DM diklaim mampu menempuh jarak kombinasi hingga lebih dari 1.200 kilometer. Angka fantastis ini dapat dicapai ketika tangki bahan bakar terisi penuh dan daya baterai berada dalam kondisi maksimal sejak awal keberangkatan. Dengan kemampuan tersebut, pengguna dapat menempuh perjalanan antarkota yang jauh tanpa perlu merasa cemas atau terlalu sering berhenti di stasiun pengisian bahan bakar maupun stasiun pengisian daya listrik.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Untuk memahami cara kerja teknologi ini secara mendalam, pengguna perlu mengetahui tiga komponen utama yang menyusun sistem i-DM. Sistem ini mengintegrasikan mesin pembakaran internal berkinerja tinggi berupa 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, motor listrik penunjang, serta sistem transmisi khusus bernama Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Irwan Nugraha Kurnia, memaparkan detail teknis ini dalam sesi temu media di ajang GIIAS 2026. Perbedaan mendasar antara kedua model terletak pada konfigurasi penyaluran tenaganya. Jetour T2 i-DM dibekali dengan dua motor listrik yang dipadukan dengan transmisi 3 Speed DHT, sedangkan Jetour T1 i-DM menggunakan konfigurasi yang lebih sederhana, yaitu satu motor listrik yang dikombinasikan dengan transmisi 1 Speed DHT.

Baca Juga

Membaca Arah Alokasi Kas Jumbo Berkshire Hathaway di Bawah Kendali Greg Abel

Membaca Arah Alokasi Kas Jumbo Berkshire Hathaway di Bawah Kendali Greg Abel

Pengaturan distribusi tenaga pada kedua SUV tangguh ini sepenuhnya dikendalikan oleh unit komputer pintar yang disebut Hybrid Management System. Otak elektronik ini bertugas menentukan kombinasi kerja terbaik antara mesin bensin dan motor listrik berdasarkan beban kendaraan, kecepatan, serta tekanan pedal gas dari pengemudi. Pengemudi Jetour T1 i-DM akan merasakan penyesuaian otomatis melalui lima skenario hybrid yang telah diprogram di dalam sistem. Sementara itu, bagi pengguna Jetour T2 i-DM, sistem menyediakan sembilan skenario hybrid yang lebih kompleks dan variatif untuk mengoptimalkan efisiensi bahan bakar di berbagai medan jalan, mulai dari jalan perkotaan yang padat hingga jalur perbukitan yang curam.

Meskipun sistem komputer bekerja secara otomatis untuk menjaga efisiensi, pengemudi tetap diberikan keleluasaan penuh untuk menyesuaikan karakter berkendara sesuai dengan keinginan mereka. Pengemudi dapat memilih opsi berkendara melalui menu Driving Mode, Power Mode, dan Battery Level Mode yang dapat diakses dengan mudah di area konsol tengah. Pengaturan ini memungkinkan pengguna menentukan prioritas penggunaan energi, misalnya memilih mode berkendara listrik murni saat melewati kawasan pemukiman yang padat, atau mengaktifkan mesin bensin untuk mempertahankan kapasitas daya baterai saat melaju kencang di jalan bebas hambatan.

Mengenai pengelolaan daya baterai, sistem i-DM menawarkan fleksibilitas pengisian yang tinggi untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Kendaraan ini telah mendukung metode pengisian daya AC Charging untuk pengisian reguler yang biasa dilakukan di rumah, serta metode DC Fast Charging dengan kapasitas daya hingga 50 kW untuk pengisian cepat di SPKLU umum. Saat memanfaatkan fasilitas pengisian cepat DC, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai dari kondisi 30 persen hingga mencapai 80 persen hanya berkisar sekitar 27 menit. Efisiensi waktu pengisian ini tentu sangat mempermudah pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan jadwal perjalanan yang padat.

Baca Juga

Walhi Ungkap 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Kawasan Konsesi Perusahaan

Walhi Ungkap 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Kawasan Konsesi Perusahaan

Selain mengandalkan pengisian daya dari sumber listrik eksternal, baterai pada kendaraan ini juga dirancang untuk dapat memulihkan energinya secara mandiri selama perjalanan berlangsung. Hal ini dimungkinkan berkat adanya fitur regenerative braking yang bertugas menangkap kembali energi kinetik yang terbuang saat mobil melakukan deselerasi atau pengereman, lalu mengubahnya menjadi energi listrik. Selain itu, terdapat pula fitur drive charging yang memanfaatkan putaran mesin bensin untuk mengisi ulang daya baterai secara aktif saat mobil sedang melaju. Dengan kombinasi kedua fitur ini, efisiensi konsumsi energi dapat tetap terjaga pada level optimal.

Manfaat praktis dari teknologi i-DM ini tidak hanya terbatas pada sektor mobilitas atau transportasi semata. Pengguna juga dapat memanfaatkan daya baterai besar yang tertanam di dalam kendaraan sebagai sumber listrik portabel melalui fitur Vehicle to Load (V2L). Fitur ini mampu menyalurkan daya listrik eksternal dengan kapasitas maksimal hingga 3,3 kW. Kemampuan penyaluran daya ini sangat berguna untuk mendukung berbagai aktivitas luar ruangan, seperti berkemah di alam bebas, atau bahkan sebagai sumber listrik darurat untuk menyalakan peralatan elektronik rumah tangga saat terjadi pemadaman listrik di rumah. Dengan memahami seluruh fungsionalitas dan cara kerja ini, pemilik Jetour T1 dan T2 dapat memaksimalkan seluruh potensi teknologi plug-in hybrid modern yang mereka miliki.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jetour T2 i-DMJetour

Berita Terbaru Lainnya

Membaca Arah Alokasi Kas Jumbo Berkshire Hathaway di Bawah Kendali Greg AbelWalhi Ungkap 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Kawasan Konsesi PerusahaanPemasangan Sensor pada Hiu untuk Memperkirakan Intensitas Badai LautPeran Armada Bus AKAP dalam Operasional Pengemudi dan Perjalanan PenumpangPendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Ungkap Kesedihan atas Temuan Senjata Api di SekolahRencana Pembongkaran JPO Lama di Jalan HR Rasuna SaidKebakaran Gudang di Sentra Kosambi Tangerang, Penyebab dan Penanganan oleh BrimobRangkaian Penggeledahan KPK dalam Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026