berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Rangkaian Penggeledahan KPK dalam Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Slamet PrabowoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 23.25 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rangkaian Penggeledahan KPK dalam Kasus Pemerasan Bupati Pemalang
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana perkembangan terbaru dari kasus hukum yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro? Pertanyaan ini terus mengemuka setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan intensitas penyelidikan mereka. Untuk mengumpulkan lebih banyak bukti terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh bupati nonaktif tersebut, penyidik KPK bergerak melakukan serangkaian penggeledahan di berbagai lokasi strategis di Jawa Tengah. Langkah ini diambil guna memperkuat konstruksi perkara yang bermula dari operasi tangkap tangan.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Untuk menjawab berbagai pertanyaan publik mengenai jalannya proses hukum ini, berikut adalah rincian informasi dan tanya jawab lengkap mengenai penggeledahan serta penyitaan yang dilakukan oleh KPK dalam kasus pemerasan Bupati Pemalang.

Di mana saja lokasi yang digeledah oleh KPK dalam kasus ini?

Penyidik KPK secara total telah melakukan penggeledahan di 15 lokasi yang tersebar di beberapa kota di Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, rangkaian penggeledahan ini berlangsung selama empat hari, terhitung sejak Rabu (5/8) hingga Sabtu (8/8). Lokasi-lokasi yang disasar oleh penyidik mencakup sepuluh rumah yang berada di Kabupaten Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, serta satu rumah yang terletak di Semarang. Langkah penyisiran di berbagai wilayah ini menunjukkan bahwa penyidik berupaya melacak aset maupun dokumen yang berkaitan erat dengan aktivitas operasional tersangka.

Apa saja barang bukti yang berhasil disita dari rangkaian penggeledahan tersebut?

Baca Juga

Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Ungkap Kesedihan atas Temuan Senjata Api di Sekolah

Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Ungkap Kesedihan atas Temuan Senjata Api di Sekolah

Dari 15 lokasi yang digeledah, penyidik KPK menyita sejumlah barang bukti dokumen dan barang elektronik penting. Penyidik mengamankan berbagai dokumen yang berkaitan erat dengan proyek-proyek yang sedang berjalan maupun proyek yang akan dilaksanakan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pemalang. Selain dokumen proyek, KPK juga menyita barang bukti elektronik berupa telepon genggam (handphone) serta berkas-berkas elektronik yang diduga kuat menyimpan data transaksi atau komunikasi penting. Tidak hanya itu, tim penyidik juga melakukan penyitaan terhadap rekaman CCTV dari sebuah hotel yang berlokasi di Magelang untuk memperkuat petunjuk dalam penyidikan.

Bagaimana awal mula penangkapan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro?

Status hukum Anom Widiyantoro sebagai tersangka kasus pemerasan ditetapkan setelah dirinya terjaring dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar oleh KPK. Lembaga antirasuah tersebut menangkap Anom di sebuah hotel yang berada di wilayah Jakarta. Dalam operasi penangkapan tersebut, KPK tidak hanya mengamankan sang bupati nonaktif, melainkan juga turut membawa 21 orang lainnya untuk dimintai keterangan. Selain penangkapan para terduga, petugas KPK menemukan sejumlah uang tunai di dalam mobil yang dikendarai oleh Bupati menuju Jakarta, serta menemukan sejumlah uang di rumah pemenangan atau yang biasa disebut sebagai rumah media yang digunakan selama masa pemilihan kepala daerah (pilkada) lalu.

Berapa total nilai barang bukti uang yang diamankan dan bagaimana rinciannya?

Baca Juga

Rencana Pembongkaran JPO Lama di Jalan HR Rasuna Said

Rencana Pembongkaran JPO Lama di Jalan HR Rasuna Said

Dalam operasi tangkap tangan ini, KPK berhasil mengamankan barang bukti dengan nilai total mencapai Rp2,7 miliar. Berdasarkan data resmi yang dirilis, rincian dari perolehan barang bukti tersebut meliputi beberapa bagian. Pertama, penyidik menemukan uang tunai sebesar Rp300 juta yang disimpan di rumah Mohamad Haris. Kedua, uang tunai sejumlah Rp80 juta ditemukan di dalam 'rumah media' atau posko pemenangan Bupati. Ketiga, petugas mengamankan sebuah buku rekening bank atas nama Mohamad Haris yang diduga berfungsi sebagai rekening penampung dengan saldo sebesar Rp670 juta. Uang di dalam rekening tersebut kini telah dicairkan dan disita sepenuhnya oleh KPK. Terakhir, penyidik mengamankan sebuah koper yang berisi uang tunai senilai Rp451 juta di dalam mobil milik Anom Widiyantoro saat penangkapan di Jakarta.

Apakah KPK akan mengembangkan kasus ini ke arah tindak pidana korupsi lainnya?

KPK menyatakan bahwa penanganan kasus ini tidak berhenti pada dugaan pemerasan saja. Lembaga penegak hukum tersebut membuka peluang lebar untuk mengembangkan perkara ini ke arah penyelidikan gratifikasi. Hal ini dilakukan seiring dengan masuknya berbagai barang bukti baru, baik berupa dokumen proyek Dinas PUPR Pemalang maupun aliran dana yang ditemukan di beberapa lokasi penggeledahan. Kendati demikian, perkembangan lebih lanjut mengenai penetapan pasal baru atau penambahan tersangka lain masih bergantung pada hasil analisis penyidik terhadap seluruh dokumen, berkas elektronik, dan keterangan saksi yang saat ini sedang dikumpulkan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KorupsiKPKAnom WidiyantoroPemalang

Berita Terbaru Lainnya

Pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang Ungkap Kesedihan atas Temuan Senjata Api di SekolahRencana Pembongkaran JPO Lama di Jalan HR Rasuna SaidKebakaran Gudang di Sentra Kosambi Tangerang, Penyebab dan Penanganan oleh BrimobBerburu Promo Tangga Lipat Aluminium Rp1 Jutaan di Transmart Full Day SaleDiskon Ganda Elektronik Rumah Tangga di Transmart Full Day Sale Hari IniRamalan Zodiak 10–16 Agustus 2026, Peluang Karier dan Pengelolaan FinansialMenjaga Kelestarian Sungai Cidanau Lewat Tradisi Ngagurah Dano di BantenMengenal Konsep Ciuman Enam Detik dan Manfaatnya bagi Hubungan Pasangan

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi · 1 Agu 2026