Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap memastikan belum menerima laporan mengenai adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa menyusul peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah tenggara Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat siang.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, menyampaikan bahwa konfirmasi tersebut diperoleh dari hasil pemantauan cepat tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) yang berkoordinasi secara berkala dengan empat Posko PKBD di wilayah Cilacap.
Kebakaran Apartemen Pavilion Jakpus, Damkar Sisir Korban Terjebak

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 12.04.59 WIB. Titik episentrum gempa berlokasi di laut pada koordinat 8,42 derajat Lintang Selatan dan 109,02 derajat Bujur Timur, tepatnya sekitar 77 kilometer arah tenggara Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer.
Guncangan gempa sempat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, termasuk jemaah yang tengah menunaikan ibadah salat Jumat. Salah satu jalannya khotbah salat Jumat dilaporkan sempat terhenti sejenak ketika getaran terasa, sebelum akhirnya kembali dilanjutkan hingga selesai setelah situasi dinilai mereda dan aman.
BMKG Ungkap Penyebab Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Cilacap

Meski situasi terpantau tetap terkendali, BPBD Kabupaten Cilacap mengimbau seluruh warga agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diminta segera melapor ke petugas terdekat apabila menemukan dampak ikutan, kerusakan fasilitas publik, atau kondisi darurat lain yang membutuhkan penanganan medis maupun evakuasi di lapangan.






