Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan kebakaran tumpukan sampah di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel). Kebakaran yang pertama kali terjadi pada Kamis (3/9) tersebut masih menyisakan kepulan asap tebal di sekitar lokasi hingga Jumat (4/9).
Kepala Bidang Operasi (Kabid Ops) Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel, Omay Komarudin, mengungkapkan bahwa proses pemadaman menghadapi kendala serius. Karakteristik kebakaran tumpukan sampah ini menyerupai kebakaran di lahan gambut lantaran titik api berada di bawah permukaan.
BPBD Cilacap Sebut Belum Ada Laporan Kerusakan akibat Gempa

Menurut Omay, titik api terpantau menyala di kedalaman sekitar 3 meter. Di bawah permukaan tanah, material yang menumpuk terdiri dari berbagai benda yang mudah terbakar seperti potongan kayu hingga kasur pegas (spring bed), dengan lapisan atas yang tertutup tanah.
Kondisi tersebut membuat siraman air dari mobil pemadam tidak langsung menyentuh pusat kobaran api. Oleh sebab itu, Dinas Damkar Tangsel telah meminta bantuan Pemerintah Kota Tangsel, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDA), untuk mengerahkan alat berat ke lokasi.
Damkar Evakuasi Korban Terjebak Kebakaran Apartemen di Tanah Abang

Penggunaan alat berat dinilai krusial untuk mengurai dan membongkar tumpukan sampah agar sumber api yang tersembunyi di kedalaman 3 meter tersebut dapat terjangkau semprotan air dan dipadamkan sepenuhnya.






