berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

BNPB Ungkap OMC dan Operasi Darat Paling Efektif Padamkan Karhutla

Ance RundenganDiterbitkan 12 Sep 2026 - 22.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Ungkap OMC dan Operasi Darat Paling Efektif Padamkan Karhutla
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas. Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan bahwa dari tiga strategi pemadaman yang dikombinasikan pemerintah, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan operasi darat terbukti menjadi metode paling efektif di lapangan.

Enam provinsi yang menjadi fokus utama penanganan meliputi Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Penanganan karhutla di wilayah-wilayah tersebut menggabungkan tiga pendekatan sekaligus, yaitu OMC, pemadaman darat, serta operasi udara melalui water bombing.

Menurut Suharyanto, OMC menempati peringkat pertama dalam tingkat efektivitas penanggulangan karhutla. Hujan buatan yang dihasilkan dari modifikasi cuaca mampu membasahi sekaligus memadamkan kobaran api di cakupan wilayah yang luas secara serentak.

Operasi darat menempati urutan efektivitas kedua, terutama saat berhadapan dengan kebakaran di lahan gambut. Karakteristik api bawah tanah (ground fire) pada gambut sulit dijangkau dari udara, sehingga tim darat menggunakan alat suntik gambut untuk menyalurkan air hingga kedalaman 1 hingga 2 meter di bawah permukaan tanah.

Baca Juga

Polisi, Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan Tak Terafiliasi Ormas

Polisi, Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan Tak Terafiliasi Ormas

Sementara itu, operasi udara menggunakan helikopter water bombing berada di urutan ketiga. Efektivitas pengeboman air dinilai terbatas karena daya angkut air per helikopter rata-rata berkisar 4 ton dalam setiap sorti penerbangan.

Kondisi karhutla pada tahun ini diperparah oleh fenomena iklim. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino tahun ini tergolong sangat kuat, yang berdampak langsung pada lonjakan luasan lahan yang terbakar di berbagai daerah.

Data BNPB per 8 September 2026 mencatat indikasi total luas lahan terbakar di enam provinsi prioritas telah mencapai 76.922,3 hektare. Khusus untuk lahan gambut, data per 6 September 2026 menunjukkan dari total 72.009,10 hektare area yang terbakar, seluas 939,45 hektare di antaranya masih menjalani proses pemadaman intensif.

Baca Juga

KM Balama Hilang Kontak di Perairan Luwuk-Taliabu, Tim SAR Cari 3 Awak Kapal

KM Balama Hilang Kontak di Perairan Luwuk-Taliabu, Tim SAR Cari 3 Awak Kapal

Di tingkat daerah, penanganan titik api masih terus berlangsung. Laporan Tim Pendamping Karhutla Riau per 10 September 2026 mencatat luasan lahan terbakar sejak awal tahun melampaui 19.000 hektare, dengan sekitar 326 hektare masih dalam penanganan aktif.

Pada tanggal yang sama di Kalimantan Tengah, total lahan terbakar mencapai 7.634,46 hektare. Dari 90 fire spot dengan estimasi luasan 212,3 hektare, petugas masih menangani pemadaman dan proses pendinginan sekitar 71,2 hektare lahan, khususnya area gambut.

Adapun di Kalimantan Selatan, data per 9 September 2026 mendeteksi 27 fire spot dengan estimasi luas terbakar 132,062 hektare dan nihil hotspot berkepercayaan tinggi. Dari luasan tersebut, sebanyak 95,882 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara sekitar 36,18 hektare sisanya masih dalam penanganan petugas di lapangan.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaBNPBbencana alam

Berita Terbaru Lainnya

Karyawan Telkom Bakal Pindah Usai Gedung Merah Putih Disewa BGNPutra Sulung Pendiri VinFast Resmi Jadi CEO GlobalPertamina Tegaskan Harga Pertamax Dkk Tetap Ikuti Formula PemerintahPolisi, Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan Tak Terafiliasi OrmasKM Balama Hilang Kontak di Perairan Luwuk-Taliabu, Tim SAR Cari 3 Awak KapalHadiri Khitanan Putra Kiai di Cirebon, Jokowi Didampingi Pengurus PSIPertamina Patra Niaga Tambah Nozzle di 12 SPBU Makassar untuk Percepat LayananHelikopter Dauphin Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap