Mengapa lambang zodiak Capricorn sering digambarkan sebagai sosok setengah kambing dan setengah ikan, bukannya kambing darat biasa? Pertanyaan ini kerap memicu rasa penasaran di kalangan masyarakat luas, khususnya bagi orang-orang yang lahir pada rentang waktu antara akhir Desember hingga pertengahan Januari. Penggambaran makhluk unik bertubuh kambing dengan ekor menyerupai ikan ini membedakan Capricorn dari beragam simbol zodiak lainnya. Wujud visual yang terkesan tidak biasa ini ternyata memiliki akar sejarah dan narasi mitologi yang sangat mendalam. Penjelasannya terhubung erat dengan kisah mitologi Yunani kuno mengenai aksi penyelamatan diri yang dilakukan oleh dewa Pan saat menghadapi ancaman monster raksasa bernama Typhon.
Dalam khazanah mitologi Yunani klasik, dewa Pan memegang peranan penting sebagai dewa yang menguasai alam liar, kawasan hutan, padang rumput, hingga menjadi pelindung bagi para penggembala. Ciri fisik Pan digambarkan amat khas dan mudah dikenali, di mana bagian atas tubuhnya menyerupai sosok manusia, sementara bagian tanduk serta kedua kakinya berbentuk menyerupai kambing. Dalam kehidupan sehari-hari di tengah alam bebas, Pan juga sangat dikenal dengan kebiasaannya memainkan alunan seruling di tengah rindangnya hutan. Namun, suasana damai tersebut seketika berubah menjadi kepanikan besar ketika wilayah Olympus diguncang oleh kemunculan sosok monster raksasa Typhon.








