PT ANTAM (Persero) Tbk memperkuat dukungan dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Keterlibatan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini merupakan wujud respons tanggap darurat sekaligus implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam perlindungan lingkungan dan keselamatan warga.
Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi di lapangan, titik api yang muncul dipastikan bukan bersumber dari aktivitas operasional ANTAM maupun Grup MIND ID. Meski demikian, penanganan aktif tetap dijalankan secara terpadu bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta kelompok Masyarakat Peduli Api.
Mobilisasi Personel ERG dan Pasukan Bersertifikat
Untuk mengendalikan api dan mencegah meluasnya kebakaran, tim Emergency Response Group (ERG) dari ANTAM, PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), serta ERG Grup MIND ID telah terjun langsung ke lokasi terdampak. Tim di lapangan menjalankan serangkaian tindakan taktis, mulai dari penyisiran area, penyemprotan, pembasahan lahan, hingga pemadaman titik-titik api secara intensif.
Tak Langsung Ditutup, Begini Cara LPS Selamatkan Bank Bangkrut

Grup MIND ID turut memperkuat operasi ini dengan mengonsolidasikan 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat yang didatangkan dari berbagai unit operasional di Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Papua.
Penyaluran Alat dan Perlindungan Kesehatan
Selain pengerahan tenaga pemadam, ANTAM dan grup perusahaan menyalurkan beragam peralatan pemadam dan keselamatan kerja. Bantuan logistik yang dialokasikan mencakup cairan foam pemadam kebakaran, selang pemadam, pakaian pelindung tahan panas (turnout gear), serta alat pelindung diri (APD) lengkap.
8 Bandara Ditutup hingga Tengah Malam, Ini Penjelasan Menhub

Guna mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan pernapasan para petugas dan masyarakat sekitar, perusahaan juga mendistribusikan pasokan masker medis serta masker N95.
Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto turun langsung meninjau proses pemadaman di Mempawah untuk memastikan kesiapan seluruh personel serta ketersediaan sarana pendukung penanganan karhutla. Langkah proaktif ini difokuskan guna mempercepat pemulihan situasi dan meminimalkan dampak asap bagi masyarakat.






