berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

2.158 Ton Bantuan untuk Gempa NTT Masuk Posduklognas, BNPB Mulai Data Rumah Rusak

Slamet PrabowoDiterbitkan 26 Agu 2026 - 19.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
2.158 Ton Bantuan untuk Gempa NTT Masuk Posduklognas, BNPB Mulai Data Rumah Rusak
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Sebanyak 2.158 ton bantuan logistik untuk penanganan darurat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah masuk ke Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) BNPB di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Bersamaan dengan proses penyaluran bantuan, BNPB juga mulai mendata kerusakan rumah warga untuk menentukan skema rehabilitasi.

Bantuan seberat 2.158.551 kilogram tersebut dihimpun dari 96 donatur selama periode 15 hingga 26 Agustus 2026. Arus bantuan ini merespons rangkaian gempa bumi yang telah mengguncang NTT sebanyak 7.259 kali hingga Selasa (25/8). Berdasarkan catatan Posduklognas per Rabu (26/8), sebanyak 77,91 persen atau 1.682 ton bantuan telah berhasil didistribusikan ke wilayah terdampak, sementara 477 ton lainnya masih tersimpan di gudang logistik.

Distribusi bantuan diarahkan ke dua titik penampungan utama di NTT, yakni Labuan Bajo sebanyak 1.112 ton dan Maumere sebesar 570 ton. Pengiriman dilakukan secara masif melalui jalur udara, laut, dan darat, melibatkan 103 sorti penerbangan, dua kapal laut, dan dua armada truk.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Jalur udara TNI AU mengerahkan 36 sorti untuk mengangkut 479 ton logistik, sedangkan 67 sorti pesawat kargo komersial melalui skema Dana Siap Pakai (DSP) membawa 1.005 ton muatan. Adapun dua kapal laut mengangkut 179 ton logistik dan jalur darat mendistribusikan 19 ton bantuan. Guna menjangkau wilayah desa yang sulit diakses kendaraan roda empat, BNPB turut mengirimkan sepeda motor ke Kabupaten Ngada.

Memasuki tahap pemulihan awal, BNPB mulai menerjunkan tim untuk mendata kerusakan hunian warga setelah menggelar bimbingan teknis bagi calon asesor lapangan. Pendataan ini mengelompokkan kerusakan dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Pemerintah menyiapkan skema pembangunan atau penggantian rumah bagi korban dengan tempat tinggal berkategori rusak berat, dengan lokasi penanganan yang dikoordinasikan bersama pemerintah daerah. Sementara itu, korban dengan rumah berkategori rusak sedang dan rusak ringan disiapkan untuk menerima bantuan stimulan dana perbaikan masing-masing senilai Rp30 juta dan Rp15 juta.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BNPB

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap