Pemerintah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan nominal hingga Rp 70 juta per unit. Kepastian tersebut dibahas dalam rapat koordinasi penanganan dampak bencana antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).
Besaran bantuan stimulan yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut terbagi dalam tiga kategori tingkat kerusakan. Untuk kategori rusak ringan disiapkan bantuan sebesar Rp 15 juta, rusak sedang Rp 30 juta, sedangkan kategori rusak berat dialokasikan sebesar Rp 70 juta per rumah鈥攎eningkat dari alokasi sebelumnya sebesar Rp 60 juta. Dana bantuan ini akan disalurkan kepada warga untuk proses pembangunan kembali setelah kondisi dinyatakan stabil dan bebas dari ancaman gempa susulan.
Untuk mempercepat penyaluran, para bupati di wilayah terdampak didorong mendata kerusakan rumah warga dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar verifikasi data penerima bantuan BNPB.
Gempa Flores, Apakah 5.966 Gempa Susulan Ini Normal dan Kapan Akan Berakhir?

Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah menyalurkan Bantuan Presiden senilai total Rp 200 miliar untuk memperkuat Belanja Tidak Terduga (BTT) pemda. Alokasi dana tersebut terbagi sebesar Rp 40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT serta masing-masing Rp 20 miliar bagi delapan kabupaten terdampak guna memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.
Penanganan darurat juga mencakup pemulihan dokumen administrasi kependudukan dan kepemilikan warga yang hilang atau rusak. Kementerian Dalam Negeri telah menerjunkan tim Ditjen Dukcapil untuk memproses penerbitan KTP dan Kartu Keluarga langsung di lapangan. Koordinasi juga dilakukan bersama Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid untuk penerbitan kembali sertifikat tanah yang hilang, serta permohonan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar pengurusan dokumen kendaraan seperti SIM, STNK, dan BPKB digratiskan.
Prabowo Salurkan Rp 200 M untuk Gempa NTT, Provinsi Rp 40 M, Kabupaten Rp 20 M

Usai memimpin rapat penanganan dampak gempa di Nagekeo, Presiden Prabowo bersama Mendagri dan jajaran pimpinan kementerian/lembaga turut meninjau langsung posko pengungsian warga di Lapangan Berdikari.






