Operasi pencarian terhadap wisatawan mancanegara yang hilang terseret arus di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, berakhir usai korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (2/9). Korban teridentifikasi bernama Marcin Dawid, seorang pria berusia 44 tahun berkebangsaan Polandia.
Jenazah Marcin ditemukan terdampar di pesisir Pantai Yeh Kuning sekitar pukul 17.20 Wita setelah warga setempat melaporkan temuan tersebut kepada tim pencari. Titik penemuan berada sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari lokasi awal hilangnya korban. Saat pertama kali dievakuasi oleh petugas dan warga, tubuh korban dilaporkan sudah dalam kondisi kaku.
Kebakaran Hutan Picu 50.891 Kasus ISPA dalam Dua Bulan

Insiden ini bermula saat korban diduga terseret arus laut pada Minggu (30/8) malam. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi bahwa korban tiba di kawasan Pantai Tembles sekitar pukul 18.00 Wita. Kecurigaan muncul setelah sepeda motor serta sejumlah barang pribadi milik korban ditemukan tertinggal di area pantai tanpa keberadaan pemiliknya. Meski sempat beredar informasi awal korban merupakan warga Inggris, identitas aslinya dipastikan berkewarganegaraan Polandia menyusul temuan kartu identitas pada hari kedua penyisiran.
Pada hari ketiga operasi, Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian sejak pukul 07.00 Wita dengan membagi sektor darat, laut, dan udara. Satu unit perahu karet Basarnas dikerahkan menyisir perairan ke arah barat, sementara pemantauan udara memanfaatkan drone termal untuk menjangkau area pesisir yang sulit diakses. Usai dievakuasi dari Pantai Yeh Kuning, jenazah korban langsung dibawa ke RSU Negara menggunakan ambulans Bidokes Polres Jembrana untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kebakaran Rumah Tinggal di Koja Jakut, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Operasi SAR gabungan tersebut melibatkan unsur Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Samapta dan Polair Polres Jembrana, Polsek Mendoyo, TNI AL Pos Pengambengan, Batalion C Pelopor Satbrimob Polda Bali, PMI Kabupaten Jembrana, serta bantuan warga setempat.






