Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu malam. Kobaran api terlihat membesar dan membakar gunungan sampah di area pembuangan Blok B hingga membara di tengah kegelapan.
Untuk mengendalikan api yang terus menjalar, puluhan armada pemadam kebakaran dari Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar diterjunkan ke lokasi. Ratusan personel gabungan langsung bergerak mendaki tumpukan sampah guna melakukan pemadaman dari titik terdekat.
Salah seorang warga sekitar, Rama, mengaku pertama kali menyadari kebakaran tersebut selepas waktu Magrib sekitar pukul 18.30 WIB setelah melihat pantulan cahaya terang dari kejauhan. "Dari rumah kelihatan ada cahaya oranye. Saya kira rumah yang terbakar," tuturnya di sekitar lokasi.
Kebakaran Hutan Picu 50.891 Kasus ISPA dalam Dua Bulan

Lurah Mojosongo, Katarina Kartika, mengonfirmasi bahwa laporan mengenai kebakaran di TPA Putri Cempo mulai masuk ke pihak kelurahan sekitar pukul 18.00 WIB. Ia menyebut peristiwa kebakaran di TPA ini tergolong sering terjadi pada musim kemarau akibat cuaca ekstrem.
Meski kobaran api cukup besar, posisi titik kebakaran di Blok C dan D berada pada jarak yang relatif aman dari RW 30 dan RW 39 selaku permukiman warga terdekat. Dengan demikian, kebakaran ini tidak sampai mengancam keselamatan warga sekitar secara langsung.
Kebakaran Rumah Tinggal di Koja Jakut, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Sebagai langkah mitigasi dan penanganan darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Mojosongo untuk menyiapkan dapur umum. Tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Solo bersama relawan juga telah disiagakan di lapangan, sementara pemicu pasti munculnya api di Blok C dan D TPA Putri Cempo masih belum diketahui.






