Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 132 kasus kebakaran lahan terjadi di wilayahnya selama periode Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut mencakup lebih dari separuh total insiden kebakaran yang ditangani petugas sepanjang delapan bulan pertama tahun ini.
Secara keseluruhan, Disdamkarmat Kabupaten Cirebon mencatat 251 kejadian kebakaran sejak awal tahun. Mayoritas peristiwa didominasi oleh kebakaran lahan, tumpukan sampah, serta vegetasi alang-alang kering. Cuaca terik dan kering saat puncak musim kemarau menjadi pemicu utama melonjaknya potensi kebakaran di berbagai titik.
Kebakaran Hutan Picu 50.891 Kasus ISPA dalam Dua Bulan

Lonjakan kejadian paling signifikan terjadi menjelang akhir periode tersebut. Pada Agustus 2026 saja, Disdamkarmat mencatat 63 peristiwa kebakaran lahan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon.
Selain kebakaran lahan terbuka, kelalaian pembakaran sampah juga merembet ke bangunan operasional warga. Salah satu insiden terjadi di gudang peti buah di RT 04 RW 02 Blok Kebon Kunir, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (1/8) dini hari, di mana kobaran api diduga kuat berasal dari sisa pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Kebakaran Rumah Tinggal di Koja Jakut, 11 Unit Damkar Dikerahkan

Di samping operasi pemadaman api, Disdamkarmat Kabupaten Cirebon mencatat beban tugas penyelamatan non-kebakaran yang cukup tinggi. Hingga Agustus 2026, petugas telah melaksanakan 690 operasi evakuasi dan penyelamatan masyarakat. Permintaan bantuan didominasi oleh evakuasi sarang tawon sebanyak 431 kasus serta penanganan ular masuk permukiman sebanyak 170 kejadian.






