Pendopo Gubernur Banten menjadi saksi pengukuhan Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) Banten Masa Bakti 2026-2031 pada Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam momen penting ini, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan pesan khusus kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Langkah awal kepengurusan ini langsung dihadapkan pada tantangan besar, di mana Wamensos Ajak Karang Taruna Banten Dukung Pengentasan Kemiskinan yang menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Kehadiran jajaran kementerian menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan organisasi kepemudaan di tingkat daerah sangat krusial.
Upaya pengentasan kemiskinan ini berkaitan erat dengan sejumlah program prioritas yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Agus Jabo Priyono memaparkan beberapa program penting yang dirancang untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat yang selama ini berada di garis kemiskinan. Di antara program-program tersebut adalah Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, serta Sekolah Rakyat. Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo kepada Kementerian Sosial guna menjamin akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin serta miskin ekstrem. Kemensos berharap Karang Taruna Banten dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyukseskan program-program ini di lapangan.
Dari sudut pandang pemerintah daerah, Gubernur Banten Andra Soni menaruh harapan besar pada kepengurusan baru ini. Andra Soni menyatakan bahwa pengukuhan PPKT Banten periode 2026-2031 harus menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali sekaligus memperkuat gerakan kesejahteraan sosial di seluruh pelosok wilayah Banten. Pemerintah daerah melihat Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa, melainkan mitra strategis yang memiliki struktur hingga ke tingkat desa untuk mendeteksi dan merespons masalah sosial secara cepat.
Kemensos Berikan Layanan Dukungan Psikososial bagi Anak Penyintas Gempa di Nagekeo

Menanggapi peran strategis tersebut, Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional Karang Taruna, A Malik Haramain, menjabarkan dua tugas utama yang kini diemban oleh pengurus provinsi. Tugas pertama difokuskan pada penguatan internal organisasi, yaitu memberdayakan serta memperkuat karakter kebangsaan, karakter spiritual, dan rasa cinta Tanah Air bagi seluruh anggota Karang Taruna di tingkat desa. Melalui penguatan karakter ini, pemuda diharapkan memiliki ketahanan moral dan nasionalisme yang kuat dalam menghadapi tantangan sosial di lingkungannya.
Tugas kedua yang tidak kalah penting adalah memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah melalui pemberdayaan sosial secara aktif. Malik Haramain mencontohkan tindakan konkret yang bisa dilakukan oleh pengurus, seperti melakukan mediasi untuk meredakan konflik sosial di tengah masyarakat hingga mendampingi warga yang membutuhkan bantuan. Dengan menjalankan kedua tugas ini, Karang Taruna diharapkan mampu menjembatani program-program pengentasan kemiskinan dari pemerintah agar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kemensos Sediakan Dapur Umum dan Fasilitas Pengungsian di Sikka

Kepemimpinan Karang Taruna Provinsi Banten periode 2026-2031 kini resmi dinakhodai oleh Yudi Budi Wibowo. Yudi terpilih secara aklamasi pada Desember 2025 lalu untuk menggantikan ketua sebelumnya, Andika Hazrumy. Dengan kepengurusan baru yang telah dikukuhkan ini, konsolidasi program kerja antara Kemensos, Pemerintah Provinsi Banten, dan jajaran Karang Taruna diharapkan dapat segera berjalan demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata dan menekan angka kemiskinan di wilayah Banten.






