Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur meluruskan kabar mengenai dugaan intimidasi petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terhadap aparatur sipil daerah. Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Sjukur memastikan tidak ada tekanan maupun pemaksaan dari petugas BNPB kepada Camat Lamba Leda Utara dalam proses penyaluran bantuan logistik gempa bumi.
Klarifikasi tersebut merespons rekaman video yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan Camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman terlibat perdebatan dengan personel BNPB di Pos Pelayanan Kesehatan Damer.
WNA Australia Pelaku Asusila di Bali Ditangkap Saat Hendak Terbang ke Brisbane

Tarsisius menyampaikan bahwa jajarannya telah melakukan penelusuran mendalam perihal peristiwa itu. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, dinamika penandatanganan dokumen berita acara berlangsung tanpa paksaan dari pihak BNPB.
Inspektur III BNPB sekaligus penanggung jawab (PIC) penanganan bencana di Manggarai Timur, Kombes Deden Nurhidayatullah, turut membantah tudingan pemaksaan tersebut. Deden menjelaskan bahwa kewenangan serah terima bantuan BNPB berpusat di posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat kabupaten. Distribusi lanjutan hingga ke level kecamatan sepenuhnya merupakan wewenang pemerintah daerah melalui mekanisme BPBD setempat.
Kebakaran Lahan di Pabuaran Sukabumi Sempat Ancam Permukiman Warga

Bantuan logistik dari pemerintah pusat kini terus dialirkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di 12 kecamatan yang terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur. Seluruh proses penerimaan dan distribusi bantuan dipusatkan di bawah koordinasi posko utama daerah yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur.






