Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian kunjungan kerja menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) seusai merampungkan kegiatannya di Bali. Agenda utama kunjungan ini adalah meninjau langsung langkah penanganan darurat pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut sejak 15 Agustus.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden ingin melihat kondisi riil masyarakat di lapangan sekaligus memastikan distribusi bantuan logistik dan pemenuhan kebutuhan pokok warga berjalan optimal. Prabowo menginstruksikan agar seluruh jajaran merespons situasi bencana secara cepat, terarah, dan merata ke semua titik terdampak.
Prabowo Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa NTT Hari Ini

Kunjungan kerja ini juga difokuskan untuk menyelaraskan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait di Pulau Flores. Untuk menunjang penanganan korban, fasilitas medis skala besar telah disiagakan di beberapa lokasi strategis.
Dukungan layanan kesehatan darurat mencakup pengerahan kapal rumah sakit KRI Soeharso-990 milik TNI AL yang telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, serta Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga yang beroperasi di kawasan Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur. Di samping itu, fasilitas rumah sakit lapangan daerah di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan RSUD Aeramo di Kabupaten Nagekeo telah diaktifkan secara penuh.
185 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Gempa NTT, Kemendikdasmen Siapkan Bantuan Sekolah

Setelah fase tanggap darurat terlewati, pemerintah merencanakan tindak lanjut berupa tahapan pemulihan berkala hingga proses rekonstruksi guna membangun kembali infrastruktur yang rusak dan menata kehidupan warga.






