Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung posko pengungsian korban bencana gempa di Lapangan Bhayangkari Mbai, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (26/8/2026). Di hadapan warga terdampak, Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prabowo menyampaikan bahwa keputusan melanjutkan program MBG didasarkan pada manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Bupati Nagekeo, warga di daerah tersebut telah merasakan dampak positif program itu. MBG ditujukan untuk menjaga kesehatan anak-anak dan ibu hamil, serta memberikan rasa aman bagi kalangan lanjut usia dalam menikmati masa tua mereka.
Temui Pengungsi Gempa NTT, Prabowo, Kita Hadir untuk Bantu Saudara-Saudara

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh masyarakat Flores dan daerah terdampak gempa yang kehilangan anggota keluarganya. Ia memastikan bahwa pemerintah pusat terus memantau situasi dari waktu ke waktu serta menyalurkan bantuan untuk mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi para pengungsi.
Agar aktivitas masyarakat dapat berangsur normal, pemerintah telah menyiapkan perbaikan dan langkah darurat untuk sektor pendidikan. Opsi kegiatan belajar mengajar di dalam tenda disiapkan sementara waktu demi menjamin faktor keamanan anak-anak di pengungsian.
Kebakaran Lahan Dekat Jalur KA, Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung Terlambat

Mengenai tahapan rehabilitasi, Prabowo menjelaskan bahwa pembangunan hunian sementara dan perbaikan rumah warga baru akan dimulai setelah situasi kegempaan dinyatakan stabil. Berdasarkan estimasi para ahli, masa tunggu tersebut diperkirakan memakan waktu maksimal tiga pekan ke depan hingga kondisi benar-benar relatif aman. Presiden menegaskan pemerintah hadir dan tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi dampak bencana sendirian.






