Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menyelenggarakan kegiatan gotong royong massal secara serentak di 21 kecamatan pada hari Sabtu (15/8). Kegiatan gotong royong massal ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kota Medan. Penyelenggaraan kegiatan gotong royong massal ini ditujukan khusus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Melalui kegiatan ini, pemerintah kota berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan rapi menjelang peringatan hari kemerdekaan tersebut.
Kegiatan gotong royong massal yang diadakan oleh Pemerintah Kota Medan ini merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar, yaitu gerakan Indonesia Asri. Selain diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan melalui gotong royong, gerakan Indonesia Asri ini juga dirangkai dengan kegiatan penanaman pohon di berbagai lokasi. Tidak hanya itu, gerakan ini juga memuat agenda menyapa warga secara langsung guna mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah dengan masyarakat Kota Medan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung untuk memantau pelaksanaan gotong royong secara langsung di lapangan. Wali Kota Rico memantau jalannya kegiatan bersih-bersih tersebut di Jalan Keramat Indah, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. Meskipun memantau langsung di lokasi tersebut, Rico Tri Putra Bayu Waas juga tetap mengawasi jalannya gotong royong di wilayah lain. Ia memantau jalannya kegiatan gotong royong di kecamatan-kecamatan lainnya melalui layar monitor yang disediakan.
Pemulihan Operasional Fuel Terminal Pertamina di Labuan Bajo dan Maumere Pascagempa NTT

Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan bahwa gotong royong massal ini dilakukan dalam rangka menyambut tanggal 17 Agustus. Selain untuk menyambut hari kemerdekaan, kegiatan ini juga ditujukan untuk menggerakkan masyarakat agar lebih peduli dan bersedia membersihkan lingkungannya masing-masing. Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kota Medan terhadap kebersihan lingkungan sekitar dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Di samping memantau gotong royong, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas juga menyelenggarakan kegiatan 'Sapa Warga'. Kegiatan 'Sapa Warga' ini dilaksanakan secara khusus untuk menyerap berbagai aspirasi, keluhan, serta masukan langsung dari masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, warga memanfaatkan momen dialog untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi sehari-hari di lingkungan tempat tinggal mereka.
Adapun sejumlah persoalan yang disampaikan oleh warga kepada Wali Kota Medan selama kegiatan tersebut berlangsung cukup beragam. Masalah-masalah yang dikeluhkan oleh masyarakat di antaranya adalah persoalan banjir, kondisi drainase yang buruk, masalah pengelolaan sampah, penerangan jalan yang kurang memadai, serta ketersediaan air bersih. Selain itu, warga juga menyampaikan aspirasi terkait dengan penyaluran bantuan dari pemerintah serta pengurusan administrasi kependudukan di wilayah mereka.
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Salah satu aspirasi yang cukup menonjol disampaikan oleh seorang warga dari kawasan Jermal 12 bernama Megawati Harahap yang telah berusia 76 tahun. Megawati Harahap secara langsung meminta kepada pihak pemerintah dan aparat yang berwenang untuk segera memberantas peredaran narkoba yang terjadi di kawasan Jermal 15 Ujung. Aspirasi ini disampaikan karena peredaran barang terlarang tersebut dinilai sangat meresahkan warga di sekitar lokasi tersebut.
Mendengar permintaan dari warganya tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan tanggapannya. Rico merespons permintaan pemberantasan narkoba tersebut dengan memberikan penegasan yang kuat. Wali Kota Medan menyatakan bahwa narkoba merupakan musuh bersama bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, penanganan dan pemberantasan peredaran narkoba memerlukan kepedulian serta kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat agar lingkungan dapat bersih dari bahaya narkoba.






