berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Realisasi TKD Tambahan Sumatera Utara, Upaya Mempercepat Penyerapan di Daerah Terdampak

Yolanda RumbayanDiterbitkan 11 Agu 2026 - 11.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Realisasi TKD Tambahan Sumatera Utara, Upaya Mempercepat Penyerapan di Daerah Terdampak
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Penyaluran anggaran Transfer ke Daerah (TKD) tambahan untuk membantu pemulihan pascabencana telah disalurkan secara penuh pada bulan Mei lalu. Anggaran ini ditujukan bagi tiga provinsi di Pulau Sumatera yang sebelumnya terdampak oleh bencana banjir besar pada pengujung November 2025. Dari alokasi yang dikucurkan tersebut, perkembangan realisasi anggaran di Provinsi Sumatera Utara terus dipantau. Hingga tanggal 4 Agustus 2026, realisasi penyerapan dana TKD tambahan di wilayah Sumatera Utara tercatat baru menyentuh angka Rp 433,45 miliar. Angka tersebut setara dengan 6,82 persen dari total keseluruhan alokasi yang disiapkan untuk provinsi ini, yaitu sebesar Rp 6,35 triliun.

Berdasarkan klasifikasi dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ mengenai penyesuaian Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026, Kota Pematang Siantar dan Kota Medan dikategorikan sebagai wilayah yang tidak terlalu terdampak. Sebaliknya, daerah yang terdampak parah akibat bencana banjir tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Kondisi penyerapan anggaran di kedua kabupaten yang terdampak parah ini tergolong masih sangat minim. Akibatnya, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah kini mendapatkan atensi khusus dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) agar proses penyerapan anggarannya bisa berjalan lebih cepat.

Baca Juga

Aturan Konsumsi Makan Bergizi Gratis dan Pengawasan Kualitas Makanan BGN

Aturan Konsumsi Makan Bergizi Gratis dan Pengawasan Kualitas Makanan BGN

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu sektor utama dalam pemanfaatan dana ini. Realisasi anggaran pada sektor infrastruktur dari TKD tambahan telah mencapai Rp 89,23 miliar, atau sekitar 2,54 persen dari total alokasi sektor infrastruktur yang bernilai Rp 3,51 triliun. Di tingkat daerah, Kota Pematang Siantar mencatatkan diri sebagai wilayah dengan tingkat realisasi tertinggi, yaitu mencapai 40,72 persen. Pematang Siantar mengalokasikan dana sebesar Rp 5,55 miliar untuk 42 paket pekerjaan rehabilitasi sekolah, serta Rp 8,11 miliar untuk pembangunan dan peningkatan prasarana pendukung layanan kesehatan. Di posisi berikutnya, Kota Medan mencatat realisasi sebesar 21,61 persen. Pemerintah Kota Medan memfokuskan penggunaan dana TKD tambahan untuk pemulihan infrastruktur drainase dan penataan kawasan rawan banjir, yang meliputi perbaikan saluran air makro serta rehabilitasi tanggul sungai.

Selanjutnya, Kota Gunungsitoli mencatatkan tingkat realisasi anggaran sebesar 15,03 persen. Di kota ini, anggaran sebesar Rp 3,10 miilar disiapkan khusus untuk rehabilitasi sekolah yang terbagi ke dalam dua paket pekerjaan, dengan satu paket di antaranya saat ini masih dalam proses lelang. Selain pemerintah kota, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga turut bergerak dengan melakukan rehabilitasi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Sitolu Ori yang mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir tersebut. Upaya rehabilitasi fasilitas pendidikan ini menjadi bagian penting dari pemulihan sarana publik pascabencana di wilayah tersebut.

Baca Juga

MUI Kecam Keras Tantangan Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Minuman Keras di Festival Musik

MUI Kecam Keras Tantangan Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Minuman Keras di Festival Musik

Kondisi yang lambat terlihat di Kabupaten Tapanuli Utara. Dari keseluruhan alokasi dana TKD tambahan yang diterima Tapanuli Utara sebesar Rp 74,35 miliar, realisasi yang tercapai baru sebesar Rp 411,82 juta atau hanya 0,55 persen. Capaian yang minim ini menempatkan Kabupaten Tapanuli Utara di posisi ke-12 dalam hal realisasi di Provinsi Sumatera Utara. Untuk mengatasi hambatan dan mempercepat penyerapan anggaran di berbagai daerah terdampak, pemerintah pusat terus melakukan langkah pengawasan. Sepanjang bulan Juli 2026, Kementerian Dalam Negeri bersama dengan Satgas PRR telah mengunjungi berbagai kabupaten dan kota di tiga provinsi di Sumatera untuk memantau langsung dan menyelenggarakan coaching clinic terkait pelaksanaan realisasi TKD tambahan tersebut.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Dalam NegeriSumatera UtaraSatgas PRR

Berita Terbaru Lainnya

RANS Entertainment dan Mayora Group Perpanjang Kemitraan Strategis, Siapkan Proyek Skala BesarPertumbuhan Transaksi BNIdirect Mencapai Rp6.039 Triliun pada Akhir Juni 2026Aturan Konsumsi Makan Bergizi Gratis dan Pengawasan Kualitas Makanan BGNMUI Kecam Keras Tantangan Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Minuman Keras di Festival MusikUgal-ugalan Naik Motor di Bogor, Gerombolan Pemuda Diamankan PolisiPolemik Promosi Minuman Keras Berkedok Hafalan Al-Qur'an di Festival Musik JakartaMengenal Fenomena Conversational Narcissist dan Dampaknya dalam ObrolanHavaianas Rilis Koleksi Kitten Heels Bersiluet Sandal Jepit di Copenhagen Fashion Week

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap