berputar.id
BerandaEkonomiNasionalPopuler
Beranda/Ekonomi

Profil Ari Askhara, Eks Bos Garuda yang Mundur dari Dirut HUMI

Fitri KaraengDiterbitkan 23 Agu 2026 - 04.06 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Profil Ari Askhara, Eks Bos Garuda yang Mundur dari Dirut HUMI
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Kabar mengejutkan datang dari emiten logistik maritim nasional, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). Sosok I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, atau yang lebih dikenal luas sebagai Ari Askhara, memutuskan untuk melepaskan jabatannya sebagai Direktur Utama perseroan. Langkah pengunduran diri mantan orang nomor satu di maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini menjadi sorotan para pelaku pasar modal dan pemerhati industri maritim serta penerbangan di tanah air.

Pengunduran diri tersebut menandai babak baru dalam perjalanan karier Ari Askhara yang selama ini diwarnai oleh berbagai dinamika kepemimpinan di sektor korporasi besar, baik di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta nasional. Informasi mengenai pergeseran posisi eksekutif tertinggi di HUMI ini disampaikan secara resmi melalui saluran keterbukaan informasi kepada publik dan otoritas bursa.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai profil Ari Askhara, rekam jejak pendidikan, transformasi karier perbankan internasional hingga puncak kepemimpinan BUMN, kontroversi hukum yang pernah menjeratnya, serta status jabatannya pascapengunduran diri dari manajemen HUMI.

Pengunduran Diri Ari Askhara dari PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI)

Manajemen PT Humpuss Maritim Internasional Tbk secara resmi mengumumkan telah menerima surat pengunduran diri dari I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra pada 14 Agustus 2026. Laporan tersebut kemudian disampaikan kepada regulator pasar modal melalui surat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari pemenuhan prinsip tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Meskipun surat permohonan berhenti telah diserahkan kepada pihak manajemen, pengunduran diri Ari Askhara dari posisi Direktur Utama HUMI tidak serta-merta berlaku secara seketika. Sesuai dengan ketentuan regulasi perseroan terbatas dan tata tertib pasar modal di Indonesia, penetapan resmi atas perubahan susunan kepengurusan direksi memerlukan persetujuan dari para pemegang saham.

Perseroan menjadwalkan pembahasan keputusan tersebut melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam agenda RUPSLB mendatang, pemegang saham akan memberikan suara dan keputusan formal mengenai permohonan pengunduran diri tersebut sekaligus menentukan susunan pengurus perseroan yang baru guna menjaga kelangsungan operasional emiten.

Keputusan Ari Askhara untuk mundur ini terbilang cukup menyita perhatian publik mengingat masa pengabdiannya di pucuk pimpinan HUMI berjalan relatif singkat. Ari Askhara pertama kali diangkat menduduki kursi Direktur Utama HUMI pada RUPSLB yang digelar perseroan pada 14 Januari 2026. Saat itu, ia dipercaya menakhodai emiten perkapalan dan logistik energi terintegrasi tersebut untuk menggantikan direktur utama sebelumnya, Tirta Hidayat.

Status Jabatan di PT GTS Internasional Tbk dan Portofolio Bisnis Swasta

Meskipun tengah menjalani proses pelepasan tanggung jawab eksekutif tertinggi di tubuh PT Humpuss Maritim Internasional Tbk, posisi Ari Askhara dalam jejaring grup usaha tidak sepenuhnya terputus. Dalam keterbukaan informasi yang ada, Ari Askhara masih tercatat aktif menjalankan tugas sebagai Direktur Utama di anak usaha atau entitas terafiliasi perseroan, yakni PT GTS Internasional Tbk (GTSI).

Keberadaannya di kursi kepemimpinan GTSI menunjukkan bahwa kapasitas profesionalnya di sektor transportasi gas alam cair dan logistik maritim masih berjalan di tengah perombakan struktur induk usaha. Sebelum menduduki pos eksekutif di entitas grup Humpuss pada awal 2026, Ari Askhara telah mengarungi sejumlah peran strategis di sektor privat dan konsultansi bisnis pascameninggalkan lingkungan korporasi BUMN.

Pada tahun 2023, Ari Askhara tercatat memegang peran sebagai Partner di PT TRG Investama. Selain itu, ia juga sempat mengemban tanggung jawab penting sebagai Senior Partner Business Finance pada kantor konsultan Barid Consultant, tempat ia memberikan advis strategis mengenai pendanaan dan pengelolaan struktur modal korporasi.

Rekam jejak kepemimpinan swasta Ari Askhara juga mencakup penugasannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) di PT Sarana Bali Dwipa Jaya. Berbagai penugasan di sektor privat ini menjadi jembatan transformasi kariernya setelah melewati fase pergolakan di sektor transportasi udara nasional.

Baca Juga

Link Foto Pray For Kalimantan 2026 Gratis untuk Medsos dan Update Sebaran Karhutla

Link Foto Pray For Kalimantan 2026 Gratis untuk Medsos dan Update Sebaran Karhutla

Latar Belakang Pendidikan dan Fondasi Karier di Industri Perbankan

I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra lahir pada 13 Oktober 1971. Minat akademis dan profesionalnya di bidang ekonomi telah terbangun sejak masa mudanya di bangku perguruan tinggi negeri terkemuka di tanah air.

Ari menempuh pendidikan strata satu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1994. Untuk memperdalam pemahaman manajemen korporasi skala global, ia kemudian melanjutkan studi pascasarjana dan meraih gelar Magister dalam bidang Administrasi Bisnis Internasional di Universitas Indonesia (UI).

Setelah menuntaskan pendidikan sarjananya di UGM, Ari mengawali jejak profesionalnya di industri perbankan nasional. Langkah awalnya dimulai dengan bergabung di Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim). Selama periode krisis moneter dan penataan ulang arsitektur perbankan nasional, Bank Exim melebur bersama tiga bank milik negara lainnya—Bank Bumi Daya, Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), dan Bank Dagang Negara (BDN)—yang pada akhirnya membentuk entitas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Ari mendedikasikan waktu sekitar 11 tahun dalam karier perbankan di institusi perbankan pelat merah tersebut. Melalui komitmen dan kemampuan analisis finansial yang diasahnya, posisi struktural terakhir yang berhasil diembannya sebelum berpindah ke institusi perbankan internasional adalah sebagai Assistant Vice President.

Melangkah ke Institusi Finansial Global dan Korporasi Multinasional

Memasuki tahun 2005, Ari Askhara mengambil keputusan strategis untuk memperluas jangkauan profesionalnya ke kancah perbankan investasi dan korporasi berskala internasional. Keahliannya di sektor perbendaharaan dan struktur pembiayaan korporasi membuka jalan menuju berbagai posisi bergengsi di lembaga keuangan asing.

Kiprahnya di ranah internasional meliputi sejumlah penugasan tingkat tinggi, antara lain:

  • Deutsche Bank: Menjabat sebagai Vice President, menangani transaksi perbankan korporasi dan pasar modal global.
  • Barclays Investment Bank: Dipercaya menduduki posisi Direktur, memimpin eksekusi transaksi investasi institusional.
  • Petrosand Indonesia: Mengemban mandat di sektor industri riil sebagai Direktur Keuangan, mengawasi perencanaan anggaran serta manajemen arus kas korporasi.
  • ANZ Bank: Menempati jabatan strategis sebagai Head of Natural Resources Indonesia, membawahi portofolio pembiayaan untuk industri sumber daya alam dan komoditas nasional.

Pengalaman panjang di institusi multinasional ini membentuk reputasi Ari Askhara sebagai bankir investasi dengan pemahaman mendalam terkait instrumen keuangan terstruktur, pendanaan proyek besar, serta restrukturisasi neraca perusahaan.

Kiprah Kepemimpinan di BUMN: Pelindo III, WIKA, hingga Garuda Indonesia

Setelah mencatatkan rekam jejak panjang di sektor swasta dan perbankan investasi internasional, kepiawaian manajerial Ari Askhara menarik perhatian pemangku kebijakan Badan Usaha Milik Negara. Pada Mei 2014, ia secara resmi ditarik masuk ke lingkungan BUMN dan dipercaya menduduki kursi Direktur Keuangan di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III.

Kariernya di lingkungan perusahaan pelat merah melesat dengan cepat. Hanya berselang sekitar tujuh bulan setelah bertugas di Pelindo III, Kementerian BUMN memberikan kepercayaan baru kepadanya untuk mengelola keuangan maskapai penerbangan nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, dengan penunjukan sebagai Direktur Keuangan.

Rotasi kepemimpinan berlanjut pada tahun 2016, ketika Ari dialihkan ke sektor infrastruktur dan konstruksi dengan menjabat sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). Di perusahaan konstruksi pelat merah ini, ia bertanggung jawab atas transformasi sumber daya manusia serta modernisasi sistem operasional korporasi.

Baca Juga

Live Streaming Final Thailand vs Vietnam Leg 1 Piala AFF 2026, Jadwal, Siaran Langsung, dan Rekam Jejak

Live Streaming Final Thailand vs Vietnam Leg 1 Piala AFF 2026, Jadwal, Siaran Langsung, dan Rekam Jejak

Puncak karier korporasi pelat merah diraih Ari Askhara pada September 2018. Melalui keputusan RUPS, ia resmi dilantik sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Pahala Mansury. Penunjukan ini menempatkannya di episentrum industri penerbangan komersial tanah air, mengemban tugas mengarungi tantangan operasional dan finansial maskapai flag carrier Indonesia.

Sorotan Kontroversi dan Proses Hukum Kasus Penyelundupan

Kepemimpinan Ari Askhara di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengalami guncangan hebat pada pengujung tahun 2019. Namanya menjadi pusat perhatian nasional menyusul pengungkapan kasus kargo gelap yang diangkut dalam penerbangan pesawat baru armada Garuda Indonesia.

Kasus ini terbongkar ke publik pada akhir 2019 melalui konferensi pers bersama yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir. Petugas kepabeanan menemukan barang selundupan berupa sepeda motor mewah Harley-Davidson terurai dan sejumlah sepeda lipat Brompton di dalam lambung pesawat baru Airbus milik perseroan yang diterbangkan dari luar negeri.

Temuan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kepatuhan hukum kepabeanan serta pelanggaran etika tata kelola korporasi. Menyikapi situasi tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan Ari Askhara dari kursi Direktur Utama Garuda Indonesia pada tahun 2019.

Peristiwa tersebut bergulir ke ranah proses penegakan hukum di pengadilan. Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Tangerang, proses persidangan kasus kepabeanan ini memasuki agenda krusial pada 24 Mei 2021.

Dalam persidangan tersebut, jaksa penuntut umum menuntut terdakwa I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani. Selain pidana badan, jaksa juga menuntut Ari Askhara untuk membayar denda materiil sebesar Rp200 juta atas keterlibatannya dalam pelanggaran importasi barang tersebut.

Rangkuman Jejak Karier Ari Askhara

Perjalanan hidup dan karier profesional I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mencerminkan lintasan yang beragam, membentang dari industri perbankan murni, perbankan investasi global, pucuk pimpinan korporasi BUMN, hingga dinamika sektor transportasi maritim terdaftar di bursa efek.

| Periode / Tahun | Posisi / Jabatan | Institusi / Perusahaan | |---|---|---| | 1994 – Sekitar 2005 | Assistant Vice President (posisi akhir) | Bank Ekspor Impor Indonesia / PT Bank Mandiri (Persero) Tbk | | 2005 ke atas | Vice President | Deutsche Bank | | Pasca-2005 | Direktur | Barclays Investment Bank | | Pasca-2005 | Direktur Keuangan | Petrosand Indonesia | | Pasca-2005 | Head of Natural Resources Indonesia | ANZ Bank | | Mei 2014 | Direktur Keuangan | PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) | | Akhir 2014 | Direktur Keuangan | PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk | | 2016 | Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem | PT Wijaya Karya (Persero) Tbk | | September 2018 – 2019 | Direktur Utama | PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk | | 2023 | Partner / Senior Partner / CEO | PT TRG Investama / Barid Consultant / PT Sarana Bali Dwipa Jaya | | Januari 2026 – Agustus 2026 | Direktur Utama (Mengajukan Pengunduran Diri) | PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) | | 2026 – Sekarang | Direktur Utama | PT GTS Internasional Tbk (GTSI) |

Keputusan pengunduran diri Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk kini menunggu pengesahan final dari pemegang saham melalui forum RUPSLB. Perkembangan selanjutnya dari susunan direksi HUMI dan arah kepemimpinan di entitas anak usaha GTSI menjadi agenda yang terus dipantau oleh para pemangku kepentingan di pasar modal Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Garuda Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

BNPB Catat 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalsel dan Kerahkan Personel di Enam ProvinsiKomdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTTKemenhut Ungkap Berbagai Tantangan Pemadaman Kebakaran Hutan di Kawasan Gambut Way KambasLink Foto Pray For Kalimantan 2026 Gratis untuk Medsos dan Update Sebaran KarhutlaLive Streaming Final Thailand vs Vietnam Leg 1 Piala AFF 2026, Jadwal, Siaran Langsung, dan Rekam JejakMendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Desa Limbung KalbarUsai Pontianak, Prabowo Pimpin Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan TengahSoroti Kasus Febrie, Ahli Hukum Beberkan Aturan Baru Penanganan TPPU

Paling Banyak Dibaca

Meja dan Kursi Baru dari Pertamina Pacu Semangat Belajar Siswa SDN Batu Cermin

Nasional

Meja dan Kursi Baru dari Pertamina Pacu Semangat Belajar Siswa SDN Batu Cermin

23 Agu 2026

Gebyar Diskon Transmart Full Day Sale, Alat Elektronik Turun Harga

Ekonomi

Gebyar Diskon Transmart Full Day Sale, Alat Elektronik Turun Harga

23 Agu 2026

Rak Besi 5 Susun Cuma Rp 800 Ribuan di Transmart Full Day Sale Minggu 23 Agustus 2026

Ekonomi

Rak Besi 5 Susun Cuma Rp 800 Ribuan di Transmart Full Day Sale Minggu 23 Agustus 2026

23 Agu 2026

Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPU

Pinjaman Online

Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPU

23 Agu 2026

Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan Kelulusan

CPNS

Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan Kelulusan

23 Agu 2026

Komdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTT

Nasional

Komdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTT

23 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Meja dan Kursi Baru dari Pertamina Pacu Semangat Belajar Siswa SDN Batu CerminNasional · 23 Agu 2026
  2. 2Gebyar Diskon Transmart Full Day Sale, Alat Elektronik Turun HargaEkonomi · 23 Agu 2026
  3. 3Rak Besi 5 Susun Cuma Rp 800 Ribuan di Transmart Full Day Sale Minggu 23 Agustus 2026Ekonomi · 23 Agu 2026
  4. 4Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPUPinjaman Online · 23 Agu 2026
  5. 5Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan KelulusanCPNS · 23 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasional

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap