berputar.id
BerandaEkonomiNasionalPopuler
Beranda/Nasional

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Desa Limbung Kalbar

Usat BalangDiterbitkan 23 Agu 2026 - 03.58 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Desa Limbung Kalbar
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda kunjungan kerja untuk meninjau secara langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan peninjauan lapangan yang berlangsung pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026 ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat guna memastikan langkah-langkah penanggulangan karhutla berjalan secara optimal di wilayah terdampak. Kehadiran Mendagri bersama Kepala Negara menunjukkan komitmen kuat jajaran pemerintah dalam mengawal stabilitas lingkungan, ketenteraman masyarakat, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran lahan.

Kunjungan kerja ke Kalimantan Barat ini dilakukan guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai situasi riil di lapangan. Bencana kebakaran hutan dan lahan membutuhkan penanganan yang terpadu antara kementerian, lembaga pertahanan dan keamanan, serta aparatur pemerintah daerah. Oleh karena itu, pendampingan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjadi sangat relevan dalam rangka memperkuat konsolidasi birokrasi pemerintahan daerah dalam mendukung setiap kebijakan dan instruksi penanganan darurat yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum beranjak ke lokasi titik kebakaran di Desa Limbung, rangkaian agenda kepresidenan diawali dengan pembahasan mendalam pada tingkat koordinasi pimpinan. Peninjauan fisik ke area lahan terbakar dilakukan sesaat setelah Presiden memimpin rapat terbatas yang membahas langkah taktis penanggulangan karhutla, sehingga seluruh pemantauan lapangan didasarkan pada data faktual dan pemetaan wilayah terkini yang telah dihimpun oleh instansi-instansi berwenang.

Rapat Terbatas Penanganan Karhutla di Pangkalan TNI AU Supadio

Pelaksanaan peninjauan lapangan di Kabupaten Kubu Raya didahului oleh pertemuan resmi berupa rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Supadio, Kalimantan Barat. Rapat terbatas ini menjadi wadah konsolidasi utama bagi para pengambil kebijakan di tingkat pusat dan daerah sebelum turun langsung menyaksikan dinamika pemadaman di area terbuka. Dalam forum ini, Presiden mengumpulkan jajaran menteri dan pimpinan lembaga keamanan terkait untuk mendengarkan paparan komprehensif mengenai kondisi karhutla di Kalimantan Barat.

Pada pengantar rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyampaikan maksud dan tujuan utama dari kedatangannya ke Provinsi Kalimantan Barat. Presiden menggarisbawahi bahwa kehadirannya secara langsung di daerah bertujuan untuk melihat kondisi nyata di lapangan tanpa perantara data yang bias, sekaligus memperoleh laporan situasi terkini dari para pemangku kepentingan yang menangani keadaan darurat tersebut secara harian.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya pemaparan situasi yang objektif dan transparan dari para pejabat yang bertugas di lapangan. Di hadapan para menteri, panglima, kapolri, dan pejabat terkait lainnya yang hadir di Lanud Supadio, Kepala Negara meminta penyajian data yang akurat guna menentukan respons mitigasi yang tepat dan efektif.

“Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” ujar Presiden Prabowo saat membuka pengarahan rapat terbatas di Pangkalan TNI AU Supadio.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap kepemimpinan yang mengutamakan fakta empiris di lapangan sebagai landasan utama pengambilan keputusan. Presiden menginginkan pemahaman mendalam atas kondisi geografis, kendala penanganan, sebaran titik api, serta kesiapan personel maupun sarana pendukung sebelum merumuskan arahan lebih lanjut bagi kementerian dan instansi pelaksana.

Peninjauan Lapangan dan Pemantauan Pemadaman di Desa Limbung

Setelah memimpin dan menuntaskan rapat terbatas di Pangkalan TNI AU Supadio, Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan rombongan beranjak menuju Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Wilayah Desa Limbung dipilih sebagai lokasi peninjauan langsung karena kawasan tersebut merupakan area yang terdampak secara nyata oleh kebakaran lahan dan memerlukan perhatian intensif dari pemerintah pusat maupun daerah.

Setibanya di Desa Limbung, Presiden Prabowo didampingi Mendagri Tito Karnavian langsung menyusuri area lahan yang terbakar. Presiden melangkah ke medan terdampak untuk melihat secara saksama kondisi fisik tanah dan vegetasi yang hangus terbakar, sekaligus memperhatikan sisa-sisa bara dan kepulan asap yang masih ada di area tersebut. Penelusuran langsung di lokasi kebakaran memberikan gambaran utuh mengenai tingkat kerusakan lahan yang terjadi serta tantangan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga

BNPB Catat 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalsel dan Kerahkan Personel di Enam Provinsi

BNPB Catat 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalsel dan Kerahkan Personel di Enam Provinsi

Di lokasi tersebut, Presiden memantau proses pemadaman yang tengah berlangsung. Kegiatan pemadaman di Desa Limbung dilakukan secara terpadu oleh petugas gabungan yang bekerja di lapangan. Presiden memperhatikan dengan cermat bagaimana proses pemadaman dijalankan di medan yang penuh tantangan, memastikan bahwa seluruh upaya pendinginan dan pemadaman titik api dilakukan secara optimal guna memutus potensi penyebaran kebakaran ke area yang lebih luas.

Kehadiran Kepala Negara di garis depan pemadaman menegaskan fungsi pengawasan langsung pimpinan tertinggi negara terhadap operasi penanggulangan karhutla. Dengan mengamati proses pemadaman secara saksama, Presiden dapat menilai secara langsung keandalan koordinasi teknis di antara berbagai unsur yang tergabung dalam tim gabungan pemadam kebakaran di Kalimantan Barat.

Interaksi Presiden Prabowo Bersama Petugas Lapangan dan Warga

Di sela-sela kegiatan peninjauan di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Presiden Prabowo Subianto meluangkan waktu untuk menyapa secara langsung para petugas gabungan yang sedang berjibaku melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. Kehadiran para petugas pemadaman di area yang penuh asap dan panas ekstrem menjadi perhatian khusus Presiden, yang secara langsung memberikan dorongan semangat dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengendalikan kebakaran lahan.

Interaksi tersebut memperlihatkan perhatian pimpinan negara terhadap keselamatan dan perjuangan para personel di garda terdepan penanganan bencana. Para petugas gabungan yang terdiri dari berbagai elemen instansi bekerja tanpa henti untuk menjinakkan api di lapangan, sehingga kehadiran Presiden dan Mendagri di lokasi memberikan suntikan moral yang sangat berarti bagi kelancaran tugas-tugas lapangan berikutnya.

Selain memberikan perhatian kepada para petugas, Presiden Prabowo Subianto juga berinteraksi dengan sejumlah warga yang bermukim di sekitar lokasi kebakaran lahan di Desa Limbung. Presiden mendengarkan dan mengamati secara langsung kondisi masyarakat di wilayah terdampak karhutla tersebut, guna memahami imbas langsung kebakaran terhadap kehidupan sehari-hari warga setempat.

Interaksi langsung dengan warga sekitar menjadi momen krusial untuk memastikan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemadaman api di atas lahan semata, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan hidup, keselamatan, dan kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan yang terbakar. Hal ini menegaskan pendekatan berorientasi kemanusiaan yang diterapkan pemerintah dalam menanggulangi karhutla.

Arahan Presiden Mengenai Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Dalam rangkaian peninjauan di Desa Limbung, Presiden Prabowo Subianto memberikan serangkaian arahan penting kepada para menteri kabinet dan jajaran terkait yang mendampinginya. Presiden menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan harus dijalankan dengan prinsip kecepatan tindakan dan keterpaduan koordinasi antarinstansi.

Kepala Negara menekankan bahwa bencana karhutla memiliki potensi dampak lingkungan dan sosial yang sangat luas jika tidak ditangani dengan segera. Oleh sebab itu, Presiden menginstruksikan agar seluruh jajaran kementerian teknis, aparatur keamanan, dan pemerintah daerah tidak bekerja secara terkotak-kotak, melainkan harus membangun kerja sama yang solid, responsif, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Arahan Presiden tersebut mencakup pentingnya percepatan pemadaman titik api yang masih aktif, pemantauan berkala terhadap area yang telah dipadamkan guna mencegah timbulnya titik api baru, serta penguatan koordinasi antarunsur dalam rantai komando penanggulangan bencana. Presiden meminta agar kendala-kendala logistik dan operasional yang ditemukan di lapangan segera diselesaikan melalui koordinasi lintas sektor yang efektif.

Baca Juga

Komdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTT

Komdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTT

Mendagri Tito Karnavian bersama para menteri dan pejabat terkait lainnya mencatat dan menindaklanjuti setiap poin arahan yang disampaikan Presiden. Komitmen penanganan cepat dan terkoordinasi ini menjadi pegangan utama bagi seluruh instansi pemerintah dalam menjaga kawasan Kalimantan Barat dari eskalasi kebakaran hutan dan lahan yang lebih meluas.

Jajaran Pejabat Negara yang Mendampingi Kunjungan Presiden

Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8/2026) turut didukung oleh kehadiran jajaran pejabat tinggi negara dari berbagai sektor strategis. Keberadaan para menteri dan pimpinan lembaga keamanan negara dalam rombongan ini mempertegas bahwa penanganan karhutla merupakan agenda prioritas nasional yang membutuhkan integrasi penuh antara kebijakan sipil, militer, dan kepolisian.

Selain Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, sejumlah pejabat tinggi negara yang mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja dan rapat terbatas di Kalimantan Barat meliputi:

  • Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi;
  • Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto;
  • Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo;
  • Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya; serta
  • Pejabat terkait lainnya dari instansi terkait di tingkat pusat dan daerah.

Kehadiran Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa seluruh aspek administrasi kenegaraan, perumusan kebijakan tindak lanjut, serta koordinasi regulasi antarlembaga kabinet dapat terlaksana dengan cepat sesuai dengan arahan langsung dari Presiden. Pendampingan kedua pejabat sekretariat negara ini menjadi jembatan operasional antara instruksi Presiden di lapangan dengan implementasi kebijakan di tingkat pusat.

Sementara itu, keberadaan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencerminkan kesiapan penuh jajaran pertahanan dan keamanan nasional dalam mendukung penanganan karhutla. Sinergi antara TNI dan Polri bersama aparatur sipil menjadi pilar utama dalam pengerahan personel gabungan yang bertugas memadamkan api, melakukan patroli wilayah, serta menjaga ketertiban masyarakat di area-area rawan kebakaran di Kalimantan Barat.

Peran Strategis Kemendagri dalam Koordinasi Pemerintah Daerah

Pendampingan yang dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam peninjauan di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, memiliki arti yang sangat penting ditinjau dari fungsi Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina jalannya roda pemerintahan daerah di Indonesia. Bencana kebakaran hutan dan lahan terjadi di yurisdiksi pemerintahan daerah, sehingga keterlibatan aktif Kemendagri sangat diperlukan untuk memastikan kesiapsiagaan aparatur daerah berjalan selaras dengan kebijakan nasional.

Sebagai Mendagri, Muhammad Tito Karnavian menjalankan peran kunci dalam mengoordinasikan jajaran pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten, khususnya di wilayah Kalimantan Barat dan Kabupaten Kubu Raya. Koordinasi ini memastikan bahwa pemerintah daerah mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki, mengoptimalkan koordinasi antarperangkat daerah, dan merespons setiap arahan Presiden Prabowo Subianto secara cepat dan terukur.

Kemendagri berperan aktif dalam memastikan aparatur pemerintahan di tingkat daerah hingga desa hadir di tengah masyarakat dalam situasi bencana. Komunikasi yang terjalin erat antara Mendagri dan para pimpinan daerah diharapkan dapat mempercepat pengambilan keputusan di tingkat lokal, memperlancar alur distribusi bantuan, serta memaksimalkan kinerja petugas gabungan yang beroperasi di lapangan.

Kunjungan langsung Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Seskab Teddy Indra Wijaya pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam merespons ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Seluruh rangkaian peninjauan, dialog dengan warga, pemantauan petugas pemadaman, serta arahan koordinasi terpadu diharapkan mampu mewujudkan penanganan karhutla yang cepat, tuntas, dan berkelanjutan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaKalimantan BaratPrabowo SubiantoTito Karnavian

Berita Terbaru Lainnya

BNPB Catat 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalsel dan Kerahkan Personel di Enam ProvinsiKomdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTTKemenhut Ungkap Berbagai Tantangan Pemadaman Kebakaran Hutan di Kawasan Gambut Way KambasLink Foto Pray For Kalimantan 2026 Gratis untuk Medsos dan Update Sebaran KarhutlaProfil Ari Askhara, Eks Bos Garuda yang Mundur dari Dirut HUMILive Streaming Final Thailand vs Vietnam Leg 1 Piala AFF 2026, Jadwal, Siaran Langsung, dan Rekam JejakUsai Pontianak, Prabowo Pimpin Penanganan Kebakaran Hutan Kalimantan TengahSoroti Kasus Febrie, Ahli Hukum Beberkan Aturan Baru Penanganan TPPU

Paling Banyak Dibaca

Meja dan Kursi Baru dari Pertamina Pacu Semangat Belajar Siswa SDN Batu Cermin

Nasional

Meja dan Kursi Baru dari Pertamina Pacu Semangat Belajar Siswa SDN Batu Cermin

23 Agu 2026

Gebyar Diskon Transmart Full Day Sale, Alat Elektronik Turun Harga

Ekonomi

Gebyar Diskon Transmart Full Day Sale, Alat Elektronik Turun Harga

23 Agu 2026

Rak Besi 5 Susun Cuma Rp 800 Ribuan di Transmart Full Day Sale Minggu 23 Agustus 2026

Ekonomi

Rak Besi 5 Susun Cuma Rp 800 Ribuan di Transmart Full Day Sale Minggu 23 Agustus 2026

23 Agu 2026

Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPU

Pinjaman Online

Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPU

23 Agu 2026

Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan Kelulusan

CPNS

Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan Kelulusan

23 Agu 2026

Komdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTT

Nasional

Komdigi Serahkan 15 Ton Bantuan Logistik dan 20 Perangkat Starlink untuk Dukung Penanganan Gempa NTT

23 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Meja dan Kursi Baru dari Pertamina Pacu Semangat Belajar Siswa SDN Batu CerminNasional · 23 Agu 2026
  2. 2Gebyar Diskon Transmart Full Day Sale, Alat Elektronik Turun HargaEkonomi · 23 Agu 2026
  3. 3Rak Besi 5 Susun Cuma Rp 800 Ribuan di Transmart Full Day Sale Minggu 23 Agustus 2026Ekonomi · 23 Agu 2026
  4. 4Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPUPinjaman Online · 23 Agu 2026
  5. 5Jadwal Pengumuman Hasil dan Mekanisme Seleksi Kompetensi Bidang SKB CPNS BKN Lengkap dengan Aturan KelulusanCPNS · 23 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasional

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap