PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Maumere bergerak menyalurkan bantuan 35.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat terdampak bencana gempa di sejumlah desa di kawasan Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pendistribusian air bersih tersebut dilaksanakan secara bertahap selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Agustus 2026. Pada penyaluran tahap awal, 17 Agustus 2026, sebanyak 25.000 liter air bersih didistribusikan langsung kepada sekitar 200 warga yang berada di Desa Wolo O’a, Desa Detung, Desa Kangae, dan Desa Ojang Lawer. Bantuan berlanjut pada 18 Agustus 2026 dengan penyaluran 10.000 liter air bersih tambahan bagi 65 warga di Desa Mekendetung.
Dipicu Kekeringan Parah, Panama dan El Salvador Tetapkan Status Darurat El Nino

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menegaskan langkah darurat ini difokuskan agar suplai kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin pascabencana. Tak hanya pasokan air, Pertamina Patra Niaga turut mengaktifkan skema pasokan darurat (emergency supply) avtur dari Bima ke Labuan Bajo guna menjaga keandalan mobilitas dan konektivitas jalur udara di kawasan NTT pascagempa bermagnitudo 7,7.
Wabup Manggarai Timur Bantah Camat Ditekan BNPB soal Bantuan Gempa

Penanganan dampak gempa yang melanda sejak Sabtu (15/8) pagi ini melibatkan sejumlah penanganan lintas sektor. Dinas Kesehatan Manggarai Barat mencatat sebanyak 3.151 kasus penyakit telah ditangani sepanjang 15–25 Agustus 2026, dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mendominasi hingga 727 kasus atau 23,1 persen. Sementara itu, pemulihan infrastruktur terus berjalan melalui pengoperasian kembali layanan pelabuhan Pelindo serta penyediaan 17 titik konektivitas satelit oleh Telkomsat, bersamaan dengan peninjauan penanganan pengungsi di Pulau Flores oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (26/8).






