Akses terhadap air minum yang bersih dan layak konsumsi di lingkungan pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi para pelajar. Memenuhi kebutuhan hidrasi yang sehat tidak hanya berdampak positif pada kondisi fisik siswa, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas belajar di sekolah. Menyadari pentingnya hal tersebut, Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih mengambil langkah proaktif dengan memperluas penyediaan fasilitas kran air siap minum ke tujuh sekolah di wilayah Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Inisiatif penyediaan air bersih ini hadir sebagai solusi praktis untuk meningkatkan akses air minum layak konsumsi bagi para pelajar. Di samping pemenuhan kebutuhan cairan tubuh, program ini dirancang dengan tujuan utama untuk menekan penggunaan botol plastik sekali pakai yang kerap menjadi penyumbang sampah di lingkungan pendidikan.
Dalam pelaksanaan tahap perluasan program ini, PAM Bandarmasih telah menetapkan tujuh sekolah di Kota Banjarmasin sebagai sasaran utama pemasangan kran air siap minum. Ketujuh institusi pendidikan tersebut mencakup berbagai tingkatan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Secara rinci, sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program ini adalah SMAN 7 Banjarmasin, SDN Kelayan Barat 1, SDN Pekauman 3, SDN Teluk Tiram 6, SDN Kelayan Selatan 5, SD Mantuil 3, dan SDN Pelambuan 7. Pemilihan titik-titik lokasi di ketujuh sekolah ini dilakukan dengan pertimbangan agar semakin banyak siswa yang dapat memperoleh air minum secara mudah selama mereka berada di area sekolah. Penempatan kran air di berbagai jenjang pendidikan ini diharapkan mampu menjangkau para pelajar untuk mulai membiasakan diri mengonsumsi air minum dari fasilitas yang telah disediakan.
Fasilitas kran air siap minum yang dihadirkan oleh PAM Bandarmasih tidak sekadar berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan juga membawa misi perubahan perilaku bagi para pelajar. Direktur Umum dan Pemasaran PAM Bandarmasih, Hj Yulia Riana Sari, memberikan penjelasan terkait visi di balik program ini pada hari Kamis di Banjarmasin. Ia menyatakan bahwa penyediaan fasilitas kran air tersebut bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan ramah lingkungan sejak usia sekolah. Pihak PAM Bandarmasih ingin memastikan bahwa para siswa lebih mudah mendapatkan air minum yang bersih dan sehat setiap saat. Bersamaan dengan kemudahan akses tersebut, langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap upaya pengurangan penggunaan sampah plastik di sekolah.
Basarnas Cari Kapal Virgo Transport 8 Berpenumpang 243 Orang yang Hilang Kontak di Laut Jawa

Untuk menyukseskan tujuan pengurangan limbah plastik, keberadaan kran air siap minum ini diiringi dengan dorongan bagi para pelajar agar membawa wadah minum pribadi atau tumbler dari rumah masing-masing. Dengan membawa tumbler sendiri, para siswa dapat langsung melakukan pengisian ulang air minum melalui kran yang telah disediakan oleh PAM Bandarmasih. Melalui metode pengisian ulang ini, seluruh kebutuhan air minum harian pelajar dapat terpenuhi secara optimal tanpa mengharuskan mereka untuk membeli minuman dalam kemasan sekali pakai. Lebih jauh lagi, program penyediaan kran air ini juga menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Edukasi tersebut mencakup pemahaman untuk menghemat sumber daya serta membiasakan perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah di sekitar mereka.
Keberlanjutan program kran air siap minum ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak yang berada di lingkungan sekolah. Agar fasilitas yang telah dibangun dapat terus memberikan manfaat secara maksimal, PAM Bandarmasih secara khusus mengajak seluruh pihak sekolah untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dipasang. Peran aktif dari lingkungan pendidikan sangat dibutuhkan untuk memastikan kran air tetap dalam kondisi bersih dan berfungsi dengan baik. Pemeliharaan yang dilakukan secara bersama-sama ini merupakan kunci utama agar fasilitas kran air siap minum dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, sehingga manfaat kesehatan dan pelestarian lingkungan yang ditargetkan dapat terus dirasakan oleh generasi pelajar pada masa mendatang.
Basarnas Terjunkan Tim Cari Kapal Virgo 8 Hilang Kontak di Laut Jawa

Inisiatif dan dukungan yang diberikan oleh PAM Bandarmasih melalui program perluasan kran air ini mendapatkan respons yang sangat positif dari perwakilan sekolah penerima manfaat. Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin, secara langsung memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang telah diwujudkan oleh PAM Bandarmasih di lingkungan pendidikan. Fasilitas ini dinilai sangat membantu para siswa dalam memenuhi kebutuhan air harian secara praktis dan aman. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan gerakan peduli lingkungan dan kesehatan pelajar, Arjudin juga menyampaikan harapan besarnya ke depan. Ia berharap agar program penyediaan kran air siap minum semacam ini dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di wilayah Kota Banjarmasin.






