Penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, kembali diperpanjang hingga Minggu (6/9) pukul 13.30 WIB. Kebijakan ini diberlakukan menyusul dampak sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih memengaruhi ruang udara bandara.
Perpanjangan Melalui NOTAM dan Hasil Paper Test
Informasi perpanjangan penutupan operasional Bandara Soetta disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI melalui akun Instagram resminya pada pukul 09.00 WIB. Penghentian sementara penerbangan tersebut mengacu pada penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) berkode [A33446/26 NOTAMR A3344/26 berlaku s/d 13.30 LT].
Sebelum penetapan perpanjangan terbaru ini, Bandara Soetta sempat direncanakan ditutup sementara hingga pukul 09.30 WIB. Akan tetapi, hasil pengujian sampel partikel atau paper test berkala di area bandara kembali mengindikasikan adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sehingga otoritas memutuskan untuk memperpanjang masa penutupan operasional demi keselamatan penerbangan.
Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta

Dampak Terhadap Penerbangan dan Penumpang
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan pada operasional lalu lintas penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Mengacu pada data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, tercatat sebanyak 209 penerbangan di Bandara Soetta mengalami dampak langsung akibat peristiwa alam ini.
Tidak hanya menunda jadwal terbang pesawat, penutupan bandara juga berimbas pada mobilitas puluhan ribu pengguna jasa angkutan udara. Berdasarkan catatan kementerian, sebanyak 22.798 penumpang tercatat terdampak selama periode penutupan bandara berlangsung hingga pukul 09.30 WIB.
Suasana Terkini Bandara Soetta saat Ditutup Hingga 09.30 WIB

Penghentian Operasional di Bandara Lain
Selain Bandara Soekarno-Hatta, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau turut mengganggu kelancaran operasional di sejumlah bandara lain di sekitarnya yang juga harus ditutup sementara:
- Bandara Radin Inten II Lampung (TKG) ditutup mulai pukul 04.18 WIB hingga 10.00 WIB.
- Bandara Budiarto Curug (RTO) menghentikan operasional mulai pukul 06.48 WIB hingga 09.30 WIB.
- Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta ditutup sejak pukul 07.20 WIB hingga 10.00 WIB.
Atas kondisi operasional yang mengalami gangguan tersebut, Otoritas Bandara Wilayah 1 Kelas Utama Soekarno Hatta mengimbau seluruh calon penumpang untuk proaktif memeriksa status dan jadwal penerbangan terkini melalui kanal resmi masing-masing maskapai sebelum bertolak melakukan perjalanan ke bandara.






