Provinsi Maluku Utara berhasil meraih nilai tertinggi dan memperoleh penghargaan Platinum dalam pengukuran Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) tahun 2026. Pengukuran indeks ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dengan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Pada tingkat provinsi, penghargaan IKD Perak diraih oleh Provinsi Riau, sedangkan DKI Jakarta memperoleh penghargaan Perunggu. Sementara itu, pada tingkat pemerintah kabupaten dan kota, Kabupaten Sragen sukses membawa pulang penghargaan Perak dan Kota Balikpapan memperoleh penghargaan Perunggu.
Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie menyatakan bahwa pengukuran IKD hasil kerja sama PII dan BSKDN Kemendagri ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2026. Sebanyak 327 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota berpartisipasi dalam program pengukuran tersebut. Pelaksanaan IKD ini sekaligus menjadi wujud implementasi amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.
Momen Purbaya Dicopot Prabowo saat Rapat di DPD RI

Komponen Pengukuran Indeks Keinsinyuran Daerah
Pengukuran IKD 2026 memanfaatkan instrumen penilaian untuk mengevaluasi penerapan standar mutu, kapasitas inovasi, serta kebijakan praktik keinsinyuran dalam pembangunan daerah. Kerangka pengukuran yang disepakati oleh PII bersama BSKDN Kemendagri memuat lima komponen utama dan dua komponen pendukung.
Lima komponen utama tersebut terdiri atas Urusan, Aspek, Parameter, Kriteria, dan Predikat Indeks Keinsinyuran Daerah. Adapun dua komponen pendukungnya mencakup Bobot Urusan dan Rasio Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bergelar Sarjana Teknik.
Gunung Semeru Erupsi Disertai Gemuruh Kuat Sejak Dini Hari

Pengukuran dan pemberian penghargaan IKD 2026 juga menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan penyelenggaraan Konferensi Organisasi Insinyur se-Asia Tenggara atau CAFEO (Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations) ke-44. Dalam forum internasional yang akan berlangsung di Bandung pada 20–22 Oktober 2026 mendatang, Indonesia melalui PII akan bertindak sebagai tuan rumah.






