Posko organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya yang berlokasi di Jalan Manunggal V, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengalami kebakaran pada Senin (31/8) dini hari. Peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat menerima laporan insiden tersebut pada pukul 02.49 WIB. Untuk memadamkan kobaran api, petugas mengerahkan total delapan unit mobil pemadam kebakaran beserta 40 personel. Operasi pemadaman dimulai dengan tujuh unit armada dan 35 personel, sebelum kemudian ditambah satu unit armada dengan lima personel pendukung. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar setengah jam kemudian, tepatnya pada pukul 03.28 WIB.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB Jaya mengonfirmasi bahwa kobaran api dipicu oleh hubungan arus pendek listrik dari perangkat pengisi daya ponsel. Kuasa Hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, menjelaskan bahwa berdasarkan identifikasi di tempat kejadian perkara, korsleting berawal dari charger HP yang diletakkan di atas kulkas.
8 Diduga Pedofil Ditangkap di Bandung, Bikin Foto dan Film Porno Anak

Percikan api dari charger tersebut kemudian menyambar tirai dan wallpaper dinding, lalu merambat ke area sofa hingga menjalar ke plafon. Kendati demikian, rembetan api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke ruangan lain ataupun bangunan warga di sekitarnya.
Menanggapi spekulasi yang beredar, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menegaskan peristiwa tersebut murni kecelakaan akibat masalah kelistrikan. Polisi membantah isu adanya pelemparan bom molotov atau tindakan kesengajaan dari pihak luar, mengingat tidak ada orang yang berada di dalam maupun masuk ke posko saat kebakaran terjadi.
Polisi, Kebakaran Posko Ormas di Jakbar karena Korsleting Listrik

Menyusul kejadian ini, DPP GRIB Jaya mengimbau seluruh jajaran anggotanya untuk meningkatkan kehati-hatian serta memeriksa instalasi kelistrikan guna mencegah insiden serupa terulang.






