berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Kasus Pemerkosaan Anak di Mamuju, Kronologi dan Detail Penangkapan 15 Pelaku

Bambang SetiawanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 08.42 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kasus Pemerkosaan Anak di Mamuju, Kronologi dan Detail Penangkapan 15 Pelaku
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kasus kekerasan seksual yang melibatkan belasan pelaku kembali terjadi di wilayah Sulawesi Barat. Kali ini, Kepolisian Resor Kota Mamuju menangani kasus pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan yang berusia 15 tahun di Kabupaten Mamuju. Kasus ini mengundang perhatian luas dari masyarakat setempat karena jumlah pelaku yang sangat banyak serta fakta bahwa beberapa pelaku memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dari total 15 orang terduga pelaku yang berhasil diamankan, dua orang di antaranya merupakan paman korban. Keterlibatan anggota keluarga ini menambah daftar keprihatinan dalam kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Selain keterlibatan paman korban, penyidik kepolisian juga mengidentifikasi bahwa sebagian dari pelaku yang terlibat masih berusia di bawah umur.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Aksi kekerasan seksual terhadap anak berusia 15 tahun ini tidak terjadi dalam satu peristiwa singkat saja, melainkan berlangsung secara berulang kali. Peristiwa pertama dilaporkan terjadi pada bulan November 2025 di sebuah rumah toko yang merupakan rumah nenek korban. Pada kejadian pertama tersebut, korban dipaksa oleh empat orang pelaku untuk melayani nafsu mereka. Tindakan tersebut kemudian terus berulang hingga bulan Juni 2026 sebelum akhirnya terungkap ke publik.

Kasus ini akhirnya mulai terkuak setelah pihak keluarga korban menaruh kecurigaan yang mendalam terhadap kondisi fisik korban. Keluarga mencurigai bahwa korban sedang mengandung. Berdasarkan kecurigaan tersebut, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian ini secara resmi kepada aparat penegak hukum di Polresta Mamuju agar dapat segera ditindaklanjuti.

Setelah menerima laporan dari keluarga korban, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polresta Mamuju segera melakukan penyelidikan intensif. Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap para terduga pelaku secara bertahap. Proses pengamanan para pelaku ini berlangsung sejak bulan Juli hingga memasuki awal Agustus. Saat ini, seluruh pelaku yang berjumlah 15 orang telah berada di tahanan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait dengan perkembangan kasus pemerkosaan anak di Kabupaten Mamuju ini.

Baca Juga

Mekanisme Pemilihan Calon Gubernur Bank Indonesia

Mekanisme Pemilihan Calon Gubernur Bank Indonesia

Siapa saja pihak yang diduga terlibat sebagai pelaku dalam kasus kekerasan seksual ini?

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Mamuju, terdapat 15 orang terduga pelaku yang terlibat. Dari jumlah tersebut, dua orang pelaku dipastikan merupakan keluarga korban, yaitu paman korban. Penyidik juga mengungkapkan bahwa ada enam pelaku yang masih berusia di bawah 18 tahun.

Bagaimana awal mula kronologi kejadian kekerasan seksual ini terjadi?

Peristiwa kekerasan seksual ini bermula pada bulan November 2025. Kejadian pertama berlangsung di rumah nenek korban yang berbentuk rumah toko di Kabupaten Mamuju, di mana korban dipaksa oleh empat orang pelaku. Setelah kejadian pertama tersebut, tindakan kekerasan seksual ini diduga dilakukan secara berulang kali oleh para pelaku terhadap korban hingga bulan Juni 2026.

Bagaimana kasus kekerasan seksual ini akhirnya bisa terungkap?

Baca Juga

Penyaluran BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Tahun 2026, Alokasi, Syarat, dan Prosedur Pencairan

Penyaluran BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Tahun 2026, Alokasi, Syarat, dan Prosedur Pencairan

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga menaruh kecurigaan terhadap kondisi fisik korban yang diduga sedang mengandung. Atas kecurigaan tersebut, keluarga korban segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Berdasarkan laporan tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan para pelaku secara bertahap mulai dari bulan Juli hingga awal Agustus.

Kapan polisi mengonfirmasi detail penangkapan para pelaku dan siapa yang memberikan keterangan?

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, memberikan keterangan resmi pada hari Sabtu (8/8). Ia mengonfirmasi bahwa seluruh 15 pelaku kini telah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Ipda Herman Basir juga membenarkan adanya keterlibatan dua orang paman korban di antara belasan pelaku yang diamankan tersebut.

Apa fokus penyelidikan pihak kepolisian terhadap 15 pelaku yang saat ini sudah ditangkap?

Saat ini, seluruh 15 pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Mamuju. Fokus pemeriksaan kepolisian saat ini adalah untuk mengungkap modus yang digunakan oleh para pelaku dalam melancarkan aksi kekerasan seksual yang dilakukan secara berulang kali tersebut.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kekerasan seksual

Berita Terbaru Lainnya

Mekanisme Pemilihan Calon Gubernur Bank IndonesiaPenyaluran BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Tahun 2026, Alokasi, Syarat, dan Prosedur PencairanDampak Cuaca Panas Ekstrem dan El Nino terhadap Kesehatan Saluran PernapasanIdentitas Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem TerungkapJadwal dan Lokasi Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek hingga Pekan DepanPHE Siapkan Inovasi Pengeboran di Wilayah New Frontier untuk Eksplorasi MigasPembangunan Off Ramp Ciawi Selatan Resmi Dimulai untuk Mengatasi Kemacetan Bogor SelatanAkses Siaran Langsung PSG vs Manchester United pada Laga Pramusim 2026

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026