Prajurit TNI AD dari Korem 051/Wijayakarta telah merampungkan pembangunan jembatan gantung sepanjang 80 meter di Kampung Cilodong, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Sarana penyeberangan ini menjadi jembatan gantung terpanjang di Kabupaten Bekasi sekaligus mencatatkan diri sebagai jembatan ke-2.500 yang selesai dibangun oleh prajurit TNI AD. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak secara simbolis meresmikan jembatan tersebut di Desa Ridomanah pada Kamis, 13 Agustus 2026. Acara peresmian ini berlangsung bersamaan dengan agenda peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih oleh Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Proses pembangunan jembatan gantung Kampung Cilodong diselesaikan dalam kurun waktu dua bulan melalui kerja sama gotong royong antara prajurit Korem 051/Wijayakarta dan warga setempat. Jembatan yang mampu menahan beban maksimal dua ton ini disiapkan untuk akses pejalan kaki dan pengendara sepeda motor, sehingga sekitar 200 keluarga kini dapat melintasi sungai dengan aman. Selain membangun bentang penyeberangan, prajurit TNI AD melengkapi area tersebut dengan fasilitas MCK untuk masyarakat. Salah seorang warga setempat, Rustam Efendi, menuturkan bahwa jembatan ini berfungsi sebagai urat nadi kegiatan sosial dan ekonomi yang menjadi motor untuk mengakselerasi pertumbuhan masyarakat di wilayahnya.
Pemerintah Rilis Motor Listrik Nasional di Bekasi, James Riady Komitmen Beli 20.000 Unit

Pembangunan di Kecamatan Cibarusah ini merupakan bagian dari deretan proyek penataan infrastruktur Korem 051/Wijayakarta di wilayah binaannya. Di Kabupaten Bekasi, Korem 051/Wijayakarta terlibat dalam pembangunan enam jembatan gantung, enam jembatan beton, dan delapan jembatan Armco, seperti Jembatan Garuda di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, serta empat Jembatan Armco di Desa Sukamantri, Kecamatan Pebayuran. Sementara di Kabupaten Karawang, Korem 051/Wijayakarta telah menyelesaikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, yang diresmikan pada Senin, 10 Agustus 2026. Jembatan sepanjang 90 meter di atas Sungai Ciherang itu menghubungkan Desa Kalijati dengan Desa Kamurang di Kecamatan Tirtamulya, melayani sekitar 2.700 warga sekaligus memangkas jarak tempuh ke sekolah dan pasar yang sebelumnya harus memutar sejauh tiga kilometer.
Penyelesaian jembatan di Desa Ridomanah memperkuat realisasi program sarana penyeberangan TNI AD secara nasional. TNI AD mencatat total 3.008 jembatan telah dikerjakan, dengan rincian 2.500 jembatan selesai dibangun dan 508 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Secara nasional, jaringan jembatan yang telah rampung ini menghubungkan 7.807 desa atau kelurahan, membuka akses menuju 9.008 sekolah, serta memperlancar konektivitas ke 4.618 pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Sampai dengan akhir tahun 2026, TNI AD menargetkan penyelesaian minimal 5.000 jembatan di berbagai daerah Indonesia.
Kota Sabang Raih Juara I Pengelolaan Sampah di Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Peresmian ribuan sarana infrastruktur tersebut mendapat tanggapan positif dari jajaran pemerintah dan daerah. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia kepada KSAD, Kapolri, beserta seluruh prajurit TNI AD dan anggota Polri yang terlibat. Dukungan dan apresiasi serupa juga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dan DPRD Kabupaten Bekasi atas karya bakti jajaran Korem 051/Wijayakarta. Di Karawang, Bupati Aep Syaepuloh turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan KSAD atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang mempermudah mobilitas warga.






