berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Olahraga

FIFA Resmi Akhiri Jabatan Kevin Lamour Setelah Kritik Terhadap Proyek Komersial Gianni Infantino

Sri NugrohoDiterbitkan 18 Agu 2026 - 10.44 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
FIFA Resmi Akhiri Jabatan Kevin Lamour Setelah Kritik Terhadap Proyek Komersial Gianni Infantino
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Keputusan penting kembali terjadi di jajaran manajemen puncak Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Organisasi sepak bola tertinggi di dunia tersebut secara resmi telah mengakhiri masa jabatan Kevin Lamour sebagai Chief Operating Officer (COO). Langkah pemutusan hubungan kerja ini menarik perhatian publik karena memicu berbagai pertanyaan mengenai dinamika internal organisasi, terutama terkait bagaimana perbedaan pandangan mengenai kebijakan komersial disikapi di tingkat atas manajemen FIFA. Peristiwa ini menunjukkan konsekuensi profesional yang harus dihadapi oleh pejabat tinggi ketika melontarkan pandangan kritis terhadap kebijakan strategis organisasi.

Secara kronologis, keputusan pemecatan Kevin Lamour ini diambil dalam waktu yang sangat singkat setelah adanya ketegangan internal. Hubungan kerja antara FIFA dan Lamour resmi berakhir pada tanggal 17 Agustus 2026. Pemutusan hubungan kerja tersebut terjadi kurang dari tiga minggu setelah Lamour secara terbuka dan tajam mengkritik proyek komersial kontroversial yang diusulkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino. Rentang waktu yang singkat antara kritik yang dilontarkan dan keputusan pemecatan ini memicu berbagai spekulasi mengenai alasan sebenarnya di balik berakhirnya masa jabatan Lamour.

Informasi mengenai berakhirnya masa jabatan Kevin Lamour disampaikan langsung kepada internal organisasi. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, mengabarkan keputusan tersebut kepada seluruh staf melalui sebuah surat elektronik atau email yang dikirimkan pada Senin malam. Dalam pengumuman resmi tersebut, Grafstrom menyatakan bahwa pihak FIFA dan Kevin Lamour telah sepakat untuk berpisah. Keputusan untuk mengakhiri kerja sama ini diklaim diambil setelah melalui proses pertimbangan yang matang oleh kedua belah pihak, meskipun momentumnya terjadi di tengah situasi yang sarat akan perbedaan pandangan.

Baca Juga

Jadwal Live Streaming Thailand vs Singapura Leg 2 Semifinal Piala AFF 2026

Jadwal Live Streaming Thailand vs Singapura Leg 2 Semifinal Piala AFF 2026

Pemberhentian Kevin Lamour dari posisinya sebagai Chief Operating Officer diduga kuat memiliki kaitan erat dengan pernyataan keras yang ia sampaikan bulan lalu mengenai rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Proyek FFE ini merupakan sebuah rencana komersial yang dirancang untuk mengelola hak-hak komersial serta penjualan tiket kompetisi yang diselenggarakan oleh FIFA, termasuk turnamen akbar seperti Piala Dunia. Berdasarkan rencana tersebut, pengelolaan ini akan dilakukan dengan cara menjual 21 persen saham dari unit usaha tersebut kepada pihak investor swasta. Rencana pelepasan saham inilah yang kemudian memicu perdebatan internal yang cukup sengit.

Kritik yang dilayangkan oleh Kevin Lamour terhadap rencana FIFA Forward Enterprise memang tergolong sangat tajam. Lamour secara terbuka mendeskripsikan proyek FFE tersebut sebagai sebuah proyek satu orang. Lebih lanjut, ia juga menuding bahwa pihak administrasi FIFA telah terpedaya mengenai rencana komersial tersebut. Pada akhirnya, rencana pembentukan unit usaha komersial baru ini kini telah dibatalkan oleh pihak FIFA, setelah sebelumnya sempat menjadi sorotan dan menuai berbagai polemik di internal federasi.

Baca Juga

Jadwal Siaran Langsung Persib vs Bali United di Dewata Challenge Series 2026 dan Syarat Juara

Jadwal Siaran Langsung Persib vs Bali United di Dewata Challenge Series 2026 dan Syarat Juara

Selain menyoroti proyek komersial tersebut, Kevin Lamour juga melontarkan kritik langsung yang diarahkan kepada kepemimpinan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA. Dalam pernyataannya, Lamour menekankan peran penting yang seharusnya dijalankan oleh seorang pemimpin tertinggi federasi. Ia menyatakan bahwa seorang presiden harus menyatukan orang dan menginspirasi mereka. Namun, menurut pandangan Lamour kala itu, apa yang terjadi di internal FIFA saat ini justru merupakan hal yang sebaliknya.

Meskipun pengumuman resmi dari Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom menyebutkan adanya kesepakatan bersama untuk berpisah setelah melalui pertimbangan matang, publik tetap melihat adanya korelasi kuat antara kritik keras Lamour dan pencopotan jabatannya. Keputusan pemecatan yang terjadi kurang dari tiga minggu setelah kritik tersebut dilontarkan mempertegas adanya dinamika internal yang memanas di tubuh FIFA. Kepergian Lamour sebagai Chief Operating Officer kini menjadi babak baru dalam pengelolaan hak komersial dan tata kelola organisasi di bawah kepemimpinan Gianni Infantino.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

FIFAGianni Infantino

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Pembangunan Kantor Bank Himbara di Ibu Kota Nusantara pada 2027Langkah Mitigasi Keuangan Saat Rupiah Melemah ke Rp17.847 per Dolar ASPawai Karnaval Bersatu Nusantara Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RIPemerintah Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Akan Ditambah Jika KurangRamalan Zodiak Minggu Ini, 17–23 Agustus 2026Bank Indonesia dan ASPI Resmi Meluncurkan Kartu Kredit IndonesiaPramono Ajak Warga Jaga Jakarta Tetap KondusifRibuan Bangunan Rusak akibat Gempa NTT, Terbanyak di Kabupaten Ngada

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap