PT Merdeka Copper Gold Tbk melalui anak usahanya, PT Merdeka Gold Resources Tbk, terus mempercepat pengembangan proyek Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Langkah ekspansi ini ditandai dengan pembangunan fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) serta peningkatan kapasitas operasi pelindian (heap leach).
Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P Abidin menyampaikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana guna mendukung peningkatan kapasitas tambang. Persiapan lahan untuk fasilitas CIL terus berjalan dengan target pengecoran beton pertama dijadwalkan berlangsung pada awal kuartal IV 2026.
Fasilitas CIL tersebut dirancang memiliki kapasitas awal 12 juta ton per tahun dan dapat dikembangkan hingga 24 juta ton per tahun. Fasilitas ini akan melengkapi metode heap leach yang sudah berjalan, serta diproyeksikan mampu meningkatkan angka pemulihan (recovery) perolehan emas dari sekitar 80 persen menjadi lebih dari 90 persen.
Konstruksi Rampung, Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I Siap Beroperasi

Kenaikan Produksi dan Perluasan Operasi
Sejak mencetak produksi emas perdana pada 14 Februari 2026, volume produksi di Tambang Emas Pani mengalami kenaikan signifikan. Pada kuartal I 2026, produksi tercatat sebesar 1.818 ounces, kemudian melonjak menjadi 15.594 ounces pada kuartal II 2026 seiring berlanjutnya fase ramp-up pada operasi heap leach.
Di area pelindian, Cell 1 dan Cell 2 telah rampung dibangun. Kapasitas kedua cell ini akan terus ditingkatkan melalui pekerjaan peninggian tanggul yang berlangsung hingga akhir 2026. Pembangunan cell ketiga saat ini juga telah dimulai, sementara pekerjaan lanjutan dijadwalkan berlanjut pada 2027. Jika seluruh rangkaian konstruksi selesai, total kapasitas fasilitas heap leach di Tambang Emas Pani ditargetkan mencapai sekitar 62 juta ton bijih.
Produksi Minyak RI Capai 578 Ribu Barel per Hari, Pemerintah Hadapi Tiga Tantangan Utama

Selain sarana pengolahan utama, perusahaan membangun fasilitas pendukung secara paralel. Pembangunan mencakup area penampungan limbah sisa pengolahan (tailings) serta penambahan pasokan daya listrik yang disiapkan bersama pihak PLN untuk menunjang kebutuhan operasional jangka panjang.






