Pusat gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan sekitarnya pada Selasa (1/9/2026) petang berlokasi di Kecamatan Cibeber. Titik episenter gempa dangkal tersebut teridentifikasi berada di antara perbatasan Desa Kanoman dan Desa Cipetir.
Camat Cibeber, Ardian Athoillah, menjelaskan bahwa wilayahnya merasakan dua kali getaran gempa sepanjang Selasa. Gempa pertama terjadi pada pukul 17:53:11 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,3, yang kemudian diikuti gempa susulan berskala kecil pada malam hari. Guncangan dangkal ini diduga dipicu oleh aktivitas patahan atau sesar, khususnya bagian dari segmen Sesar Cisokan yang melintasi kawasan Cibeber.
21 Badan Usaha Disegel Terkait Kebakaran Lahan di 7 Provinsi

Dampak guncangan gempa tektonik tersebut dilaporkan merusak permukiman warga. Berdasarkan laporan pendataan awal, sebanyak dua unit rumah warga di Kampung Pasirmunding, Desa Sukaraharja, mengalami kerusakan berupa dinding bangunan yang retak-retak.
BSI Tiga Tahap Salurkan Bantuan ke 4.000 Lebih Penyintas Gempa di NTT & Flores

Peristiwa kegempaan di Cianjur ini menambah daftar aktivitas seismik di Jawa Barat. Berdasarkan catatan BMKG Bandung, sepanjang Agustus 2026 telah terjadi sebanyak 195 peristiwa gempa bumi di wilayah Jawa Barat, dengan magnitudo terbesar mencapai 5,3 yang mengguncang kawasan Pangandaran.






