KABUPATEN MANGGARAI TIMUR — Pascagempa bumi yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Flores, langkah pemulihan darurat terus digulirkan. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyalurkan bantuan kemanusiaan yang terbagi dalam tiga tahap dan telah menjangkau lebih dari 4.000 warga penyintas di sejumlah titik terdampak.
Aksi tanggap darurat ini berjalan dengan dukungan Danantara Indonesia sebagai bagian dari komitmen penugasan BUMN Peduli. Danantara membagi fokus penanganan per wilayah kabupaten di NTT kepada masing-masing badan usaha milik negara. Dalam skema tersebut, BSI bertugas menangani kawasan Kabupaten Manggarai Timur dan langsung mendirikan Posko Utama di Kota Borong.
Bantuan yang didistribusikan ke lokasi difokuskan pada kebutuhan esensial masyarakat, meliputi logistik harian, makanan siap saji, pasokan air mineral, terpal, serta perlengkapan spesifik untuk bayi dan kalangan lanjut usia.
21 Badan Usaha Disegel Terkait Kebakaran Lahan di 7 Provinsi

Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar menyatakan bahwa tim BSI di kawasan Indonesia Timur langsung bergerak merespons titik bencana sesaat setelah informasi kejadian diterima guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar para korban.
Guna memperluas akses kepedulian publik, BSI turut mengaktifkan fitur donasi di aplikasi perbankan BYOND by BSI. Kanal digital ini menghubungkan donatur secara langsung dengan sekitar 20 lembaga kemanusiaan yang berkolaborasi dengan bank tersebut.
Episenter Gempa Dangkal 4,3M di Cianjur Berlokasi di Kecamatan Cibeber

Sementara itu, seluruh aktivitas operasional dan jaringan layanan perbankan BSI di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk di Labuan Bajo, dipastikan tetap beroperasi normal untuk melayani transaksi nasabah.






