berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Dukungan Menteri Ekonomi Kreatif untuk Padang Menuju City of Gastronomy UNESCO

Sri NugrohoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 01.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dukungan Menteri Ekonomi Kreatif untuk Padang Menuju City of Gastronomy UNESCO
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Langkah Kota Padang untuk menyejajarkan diri dalam peta kuliner dunia kini mendapatkan momentum baru. Pemerintah Kota Padang secara resmi mengusulkan diri untuk masuk ke dalam jejaring kota kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sebagai City of Gastronomy. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, yang hadir langsung untuk membuka acara diskusi kuliner bertajuk Talk on Taste di Kawasan Kota Tua, Padang. Jika usulan ini berhasil disetujui oleh UNESCO, Padang akan mencatatkan sejarah baru sebagai kota pertama dari Indonesia yang menyandang predikat City of Gastronomy di dalam jejaring global tersebut.

Dukungan dari tingkat kementerian ini menjadi angin segar bagi pemerintah daerah yang dipimpin oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Upaya mengejar pengakuan internasional ini sejalan dengan tren positif sektor pariwisata daerah yang terus menunjukkan grafik peningkatan. Berdasarkan data kunjungan, jumlah wisatawan yang mendatangi Kota Padang tercatat mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yaitu dari sekitar 4,3 juta kunjungan pada tahun 2024 menjadi 5,5 juta kunjungan pada tahun 2025. Peningkatan arus wisatawan ini menjadi modal sosial dan ekonomi yang kuat untuk membuktikan bahwa ekosistem kuliner di Padang tidak hanya hidup secara lokal, tetapi juga memiliki daya tarik regional yang tinggi.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam acara Talk on Taste yang digelar pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, fokus pembahasan tidak hanya berkisar pada aspek administratif pengajuan ke UNESCO, melainkan juga menggali esensi rasa dan tradisi kuliner lokal. Acara yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 ini menghadirkan diskusi mendalam bersama para pakar dan praktisi kuliner ternama. Di panggung Mini Stage Kawasan Kota Tua, tokoh kuliner senior William Wongso dan Lord Ardi berbagi pandangan mengenai potensi gastronomi lokal bersama perwakilan dari Dewan Kuliner Indonesia yang dihadiri oleh Roby Bagindo, Gupta Sitorus, serta Ray Janson. Kehadiran para ahli ini menegaskan pentingnya menjaga keaslian rasa sekaligus melakukan inovasi penyajian agar kuliner Minang dapat diterima secara universal tanpa kehilangan akar budayanya.

Baca Juga

Basarnas Akhiri Pemantauan Aktif Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Basarnas Akhiri Pemantauan Aktif Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Di sisi lain, upaya menuju panggung global ini diimbangi dengan aksi kepedulian sosial yang menyentuh langsung masyarakat setempat. Salah satu daya tarik utama dari kegiatan Talk on Taste adalah digelarnya aksi masak besar sebanyak 1.000 porsi nasi goreng rendang. Menariknya, setiap porsi makanan khas ini tidak dijual dengan harga komersial, melainkan dilepas dengan harga simbolis Rp357 per porsi, angka yang merujuk pada usia Kota Padang saat ini. Seluruh hasil penjualan dari aksi masak massal ini dialokasikan sepenuhnya untuk penggalangan dana bagi warga yang terdampak bencana banjir pada tanggal 3 Agustus lalu. Langkah ini menunjukkan bahwa diplomasi kuliner di Padang tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestise internasional, tetapi juga berfungsi sebagai perekat solidaritas sosial di tingkat akar rumput saat menghadapi masa sulit.

Kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan agenda besar ini terlihat dari kehadiran jajaran pejabat daerah dan tokoh organisasi kemasyarakatan. Selain Wali Kota Fadly Amran, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dan Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa. Dukungan organisasi kewanitaan dan kerajinan daerah juga tampak nyata dengan kehadiran Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Dian Fadly Amran, Wakil Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Padang Ny. Nova Raju Minropa. Kehadiran para tokoh ini merepresentasikan kesiapan seluruh elemen kota untuk bahu-membahu menyongsong penilaian dari UNESCO.

Baca Juga

Kelanjutan Kasus Perselisihan Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara Mobil

Kelanjutan Kasus Perselisihan Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara Mobil

Meskipun dukungan politik dari Kementerian Ekonomi Kreatif dan antusiasme komunitas kuliner sudah sangat solid, jalan menuju penetapan sebagai City of Gastronomy masih memerlukan pemenuhan berbagai kriteria ketat dari UNESCO. Pemerintah kota harus mampu membuktikan keberlanjutan ekosistem pangan, pelestarian resep tradisional, hingga keterlibatan aktif masyarakat dalam industri kreatif berbasis kuliner. Dengan sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi kuliner, dan masyarakat luas, Padang optimistis dapat membawa warisan rasa Nusantara ke panggung dunia, sekaligus menjadikan gastronomi sebagai motor penggerak ekonomi kota yang berkelanjutan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Teuku Riefky Harsya

Berita Terbaru Lainnya

Basarnas Akhiri Pemantauan Aktif Kebakaran KMP Mutiara Sentosa IICara Mendaftar Lowongan Kerja PCPM Bank Indonesia Angkatan 41 Tahun 2026Kelanjutan Kasus Perselisihan Dirreskrimum Polda Sumbar dengan Pengendara MobilPerjalanan Pertamina Pride dan Gamsunoro Melewati Selat HormuzPertamina Resmikan Integrasi Layanan Informasi Publik, Satukan Berbagai Kanal ResmiMembaca Arah Alokasi Kas Jumbo Berkshire Hathaway di Bawah Kendali Greg AbelWalhi Ungkap 70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Kawasan Konsesi PerusahaanPemasangan Sensor pada Hiu untuk Memperkirakan Intensitas Badai Laut

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026