Polda Metro Jaya menerima laporan kepolisian terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret Betrand Peto, anak asuh pembawa acara Ruben Onsu. Laporan hukum tersebut telah resmi masuk dan ditangani oleh pihak berwajib.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa kepolisian menerima laporan tersebut pada Sabtu (12/9). Budi menerangkan bahwa terlapor dalam perkara ini tercatat berinisial ATT alias BP, yang merupakan anak angkat dari figur publik berinisial RSO.
"Berinisial ATT alias BP anak angkat dari artis berinisial RSO," tutur Budi saat memberikan konfirmasi mengenai laporan tersebut, Minggu (13/9).
Tanggapan dan Permohonan Maaf Ruben Onsu
Menanggapi laporan yang menyangkut anak asuhnya, Ruben Onsu langsung buka suara melalui unggahan di akun media sosial Instagram miliknya. Dalam pernyataan resminya, Ruben menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Betrand Peto.
Kesiapan Pertolongan Pertama Kunci Keselamatan Lansia dalam Kondisi Darurat

Ruben mengungkapkan bahwa dirinya sempat menunggu kepulangan sang anak yang baru selesai menjalani proses syuting hingga larut malam. "Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam," tulis Ruben dalam unggahannya.
Guna mengumpulkan informasi yang utuh mengenai persoalan tersebut, Ruben berencana meminta penjelasan langsung dari rekan sang anak yang berada di lokasi pada saat kejadian. Langkah ini diambil agar dirinya dapat memahami konteks kejadian secara menyeluruh sebelum menentukan tindakan lebih lanjut.
"Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap," sambung Ruben.
Tanggap Darurat Gempa di Flores Berakhir, Kini Masuk Pemulihan

Meminta Publik Tidak Terburu-buru Mengambil Kesimpulan
Ruben juga mengimbau masyarakat untuk tidak tergesa-gesa menyimpulkan perkara ini sebelum duduk permasalahannya menjadi terang benderang. Ia memberikan jaminan bahwa pihak keluarga tidak akan menutup-nutupi kejadian yang sesungguhnya dan akan mengikuti seluruh fakta yang didasarkan pada alat bukti.
"Jadi sebelum masalah ini jelas kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini, percayalah kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada," tulisnya lagi.
Di akhir pernyataannya, Ruben menegaskan bahwa pihaknya berupaya untuk tetap bersikap kooperatif dalam menghadapi laporan kepolisian ini. Pihak keluarga siap memberikan keterangan serta menjalankan segala hal yang diperlukan sesuai prosedur hukum dengan sebaik-baiknya.






