berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Sebanyak 950 Dapur Makan Bergizi Gratis Terancam Ditutup Permanen oleh Badan Gizi Nasional

Sri NugrohoDiterbitkan 8 Agu 2026 - 08.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sebanyak 950 Dapur Makan Bergizi Gratis Terancam Ditutup Permanen oleh Badan Gizi Nasional
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Badan Gizi Nasional mengambil tindakan tegas dengan mengumumkan temuan sekitar 950 satuan pelayanan pemenuhan gizi yang diduga tidak layak dari aspek higiene dan sanitasi. Ratusan dapur yang menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis tersebut kini menghadapi konsekuensi berat berupa penutupan secara permanen apabila tidak mampu mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi hingga batas waktu yang ditentukan. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menyampaikan keputusan krusial ini dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Badan Gizi Nasional pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh makanan yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi standar kesehatan tertinggi.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Berikut adalah beberapa pertanyaan penting terkait penertiban dapur program Makan Bergizi Gratis serta langkah antisipasi yang disiapkan oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan kelayakan sanitasi ini.

Mengapa Badan Gizi Nasional menaruh perhatian khusus pada aspek higiene dan sanitasi dapur program ini?

Berdasarkan pemantauan di lapangan, Badan Gizi Nasional menemukan sekitar 950 satuan pelayanan pemenuhan gizi yang diduga memiliki masalah serius terkait kelayakan higiene dan sanitasi. Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menjelaskan bahwa ratusan unit pelayanan tersebut sebenarnya sudah lama beroperasi menjalankan program Makan Bergizi Gratis di tengah masyarakat. Namun, hingga saat ini mereka belum juga mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang sah. Kelayakan tempat pengolahan makanan menjadi faktor penentu utama agar hidangan yang disajikan benar-benar aman dikonsumsi dan bebas dari kuman penyakit.

Apa tujuan utama dari penegakan aturan kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ini?

Baca Juga

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di GIIAS 2026

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di GIIAS 2026

Penerapan aturan kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang ketat ini dilakukan sebagai upaya konkret untuk mencegah terulangnya kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis. Dengan adanya sertifikasi resmi, setiap dapur diwajibkan mematuhi standar operasional prosedur yang ketat dalam hal kebersihan bahan baku, peralatan masak, lingkungan dapur, hingga kebersihan para pekerja yang mengolah makanan. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kontaminasi bakteri atau bahan berbahaya lainnya.

Kapan batas akhir bagi pengelola dapur untuk menyerahkan sertifikat kelayakan tersebut?

Pihak Badan Gizi Nasional telah menetapkan tenggat waktu yang sangat jelas dan tegas terkait pemenuhan dokumen kelayakan ini. Seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi yang belum memiliki sertifikat diwajibkan untuk segera mengurus dan mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi paling lambat pada tanggal 10 Agustus 2026. Batas waktu ini diberikan agar para pengelola dapur memiliki kesempatan untuk segera melakukan perbaikan fasilitas dan administrasi yang diperlukan demi memenuhi standar kelayakan kesehatan yang telah ditentukan.

Bagaimana upaya Badan Gizi Nasional dalam membantu pengelola dapur mengurus sertifikasi?

Baca Juga

Kemitraan Strategis Danantara Indonesia dan JBS Group di Sektor Protein

Kemitraan Strategis Danantara Indonesia dan JBS Group di Sektor Protein

Untuk mengantisipasi kendala administratif dan mempercepat proses sertifikasi di lapangan, Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono telah mengambil langkah taktis. Beliau menerbitkan surat edaran resmi kepada jajaran kantor wilayah Badan Gizi Nasional di daerah. Melalui surat edaran tersebut, jajaran daerah diinstruksikan untuk memberikan asistensi serta pendampingan langsung bagi pengelola dapur dalam mengurus permohonan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Upaya pendampingan ini diharapkan dapat mempermudah pengelola dapur dalam memenuhi standar operasional yang diwajibkan sebelum batas waktu berakhir.

Apa sanksi konkret yang akan diberikan jika pengelola dapur gagal memenuhi standar kelayakan?

Badan Gizi Nasional tidak akan memberikan kelonggaran bagi dapur yang terbukti mengabaikan standar kesehatan. Jika setelah batas waktu yang ditentukan, yaitu 10 Agustus 2026, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa aspek higiene dan sanitasi dari suatu satuan pelayanan pemenuhan gizi tetap dinilai tidak layak, tindakan tegas akan segera diambil. Badan Gizi Nasional akan memberlakukan penangguhan secara permanen dan menutup dapur tersebut secara total. Keputusan penutupan permanen ini diambil demi mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat dan menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Makan Bergizi GratisBadan Gizi NasionalHigiene Sanitasi

Berita Terbaru Lainnya

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di GIIAS 2026Pertamina Perkuat Kompetensi Pengelola Energi Desa Melalui Sertifikasi Local HeroDukungan Le Minerale sebagai Official Mineral Water di Surabaya Marathon 2026Kemitraan Strategis Danantara Indonesia dan JBS Group di Sektor ProteinPembangunan Kawasan DPR di IKN Terus Dipercepat, Ditargetkan Rampung Akhir 2027Mobil Listrik Honda Super-ONE 2026, Kuota Awal Habis dalam SehariTelkom Akses Perkuat Jaringan dan Transformasi untuk Konektivitas NasionalMiddlesbrough Amankan Kemenangan 1-0 Atas Wrexham di Laga Resmi

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap