berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Sawah Desa Kemuje Gagal Panen Akibat Kerusakan Embung dan Kemarau

Sri NugrohoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 05.34 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sawah Desa Kemuje Gagal Panen Akibat Kerusakan Embung dan Kemarau
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Para petani di Desa Kemuje, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah lahan pertanian mereka dilanda kegagalan panen. Sebanyak 2,2 hektare tanaman padi di wilayah tersebut dipastikan tidak dapat dipanen akibat pasokan air yang terhenti. Berdasarkan catatan di lapangan, kegagalan ini memiliki pola waktu yang spesifik. Lahan-lahan yang mengalami gagal panen rata-rata merupakan area persawahan yang baru ditanami pada bulan Juli. Sebaliknya, tanaman padi yang sudah mulai ditanam sejak bulan Mei masih berada dalam kondisi aman dan dilaporkan tetap bisa dipanen oleh para petani setempat.

Kondisi paceklik air di Desa Kemuje diperparah oleh kendala teknis pada infrastruktur pengairan setempat. Irigasi Bumang yang selama ini menjadi tumpuan utama pasokan air bagi para petani sudah tidak mampu lagi mengalirkan air ke sawah-sawah warga. Setelah ditelusuri, masalah utama bersumber dari adanya kebocoran teknis pada dua penampung air utama, yaitu Embung Bumang dan Embung Sawah Lama. Kerusakan sarana irigasi ini berdampak signifikan terhadap pemanfaatan lahan. Dari total potensi persawahan di Desa Kemuje yang mencapai 302 hektare, saat ini hanya 132 hektare yang berhasil ditanami padi, sedangkan sisa lahan terpaksa dibiarkan kosong karena keterbatasan pasokan air yang kian kritis. Merespons situasi darurat ini, Bupati Bangka Fery Insani telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi untuk segera turun tangan dan melakukan perbaikan pada kedua embung yang bocor tersebut agar kerusakan tidak semakin meluas.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kekeringan di Bangka ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari dampak fenomena iklim global yang sedang berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah mengeluarkan imbauan agar para petani di berbagai wilayah menyesuaikan pola tanam serta memilih varietas benih yang lebih tahan kekeringan. Langkah antisipasi ini sangat penting mengingat saat ini wilayah selatan khatulistiwa tengah menghadapi fase kuat dari fenomena El Nino 2026. Perubahan iklim mikro ini menuntut kesiapan sektor pertanian untuk beradaptasi dengan ketersediaan air yang jauh menyusut dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga

Cara Membersihkan Riwayat Kredit Buruk di SLIK OJK

Cara Membersihkan Riwayat Kredit Buruk di SLIK OJK

Selain di Bangka, dampak kekeringan akibat El Nino juga dirasakan oleh para petani di berbagai wilayah Indonesia lainnya. Di Jawa Barat, tepatnya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, para petani juga harus menerima kenyataan gagal panen. Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, kekeringan melanda area persawahan yang jauh lebih luas, yakni mencapai 2.592 hektare. Pemerintah Kabupaten Bekasi pun berupaya menekan kerugian dengan menyiapkan pompa irigasi darurat serta memfasilitasi asuransi pertanian bagi petani yang terdampak. Di ujung barat Indonesia, tepatnya di Aceh Barat, kekeringan parah menyebabkan tanah persawahan di Kecamatan Samatiga pecah-pecah, yang kini mengancam ratusan hektare sawah dengan risiko gagal panen serupa.

Dampak El Nino 2026 juga merambah ke sektor pemenuhan kebutuhan dasar air bersih dan peningkatan potensi bencana kebakaran. Di Pulau Jawa, distribusi bantuan air bersih terus digelontorkan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air minum layak. Bantuan air bersih tersebut menyasar 281 desa yang tersebar di 134 kecamatan pada 27 kabupaten/kota di Jawa, dengan target penerima manfaat mencapai 103.676 keluarga atau sekitar 343.082 jiwa. Sementara itu, di Daerah Istimewa Yogyakarta, BMKG DIY telah mengeluarkan peringatan dini terkait dampak El Nino pada sektor-sektor strategis. Untuk mengantisipasi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY menyiapkan tambahan anggaran kekeringan serta membagikan peralatan penunjang bagi para relawan di lapangan.

Baca Juga

Menepis Ancaman Tabrakan Antariksa Melalui Teknik Kinetic Impactor NASA

Menepis Ancaman Tabrakan Antariksa Melalui Teknik Kinetic Impactor NASA

Kondisi cuaca yang sangat kering ini juga memicu maraknya bencana kebakaran di berbagai wilayah. Kebakaran lahan tercatat mendominasi dengan 54 kejadian, disusul oleh kebakaran rumah sebanyak 18 kejadian, tempat usaha atau toko sebanyak dua kejadian, serta kebakaran pabrik sebanyak tiga kejadian. Di Sumatra, situasi ini terlihat sangat menantang bagi petugas di lapangan. Personel Manggala Agni Daerah Operasional Sumatra IX Kota Jambi bersama Tim Satgas Karhutla Jambi dilaporkan sempat kewalahan dalam memadamkan api yang membakar kawasan lahan gambut. Keterbatasan sumber air dan luasnya lahan gambut yang kering membuat proses pemadaman membutuhkan upaya ekstra.

Bagi masyarakat dan petani di Kabupaten Bangka, khususnya di Desa Kemuje, pemulihan sektor pertanian sangat bergantung pada kecepatan perbaikan infrastruktur embung oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi. Selama kebocoran pada Embung Bumang dan Embung Sawah Lama belum teratasi secara menyeluruh, pemanfaatan sisa lahan potensial seluas 170 hektare yang masih kosong kemungkinan besar akan terus tertunda. Ketidakpastian mengenai kapan curah hujan akan kembali normal di bawah pengaruh El Nino 2026 mengharuskan para petani setempat untuk tetap waspada dan berkoordinasi erat dengan penyuluh pertanian mengenai penyesuaian jadwal tanam berikutnya.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KekeringanPertanianEl Nino 2026

Berita Terbaru Lainnya

David Almansa Kuasai Silverstone, Veda Ega Pratama Tembus Sembilan Besar Moto3 Inggris 2026Dinamika Nilai Tukar Rupiah dan Pasar Modal di Tengah Isu Pemilihan Gubernur Bank IndonesiaCara Membersihkan Riwayat Kredit Buruk di SLIK OJKMenepis Ancaman Tabrakan Antariksa Melalui Teknik Kinetic Impactor NASAKemenangan Raul Fernandez di MotoGP Inggris 2026 dan Rentetan Insiden di SilverstonePenyegaran New Daihatsu Sigra 1.2R di GIIAS 2026Menko Airlangga Kunjungi Booth Jetour di GIIAS 2026Daftar Pemenang Penghargaan Exhibitor Night GIIAS 2026

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026