berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp17.816 per Dolar AS Pagi Ini

Sri NugrohoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 13.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Menguat ke Rp17.816 per Dolar AS Pagi Ini
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah mencatatkan pergerakan positif pada pembukaan perdagangan hari Senin, 10 Agustus. Mata uang Indonesia terpantau menguat ke posisi Rp17.816 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin pagi. Pencapaian ini memperlihatkan adanya kenaikan sebesar 81 poin atau setara dengan 0,45 persen apabila dibandingkan dengan penutupan pada sesi perdagangan sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar keuangan yang bergerak dinamis sejak awal perdagangan pekan ini.

Pertanyaan: Bagaimana rincian posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin pagi ini? Mata uang rupiah berhasil menunjukkan performa yang cukup meyakinkan pada awal pekan, tepatnya pada perdagangan Senin pagi, 10 Agustus. Rupiah bergerak menguat ke level Rp17.816 per dolar AS. Penguatan ini tercatat sebesar 81 poin atau mengalami kenaikan 0,45 persen jika kita bandingkan dengan posisi penutupan pada sesi transaksi sebelum hari ini. Perkembangan ini memberikan angin segar bagi pasar keuangan domestik, sekaligus menjadi indikator awal bagaimana respon pelaku pasar terhadap berbagai sentimen ekonomi global yang berkembang sejak akhir pekan lalu.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Pertanyaan: Bagaimana perbandingan pergerakan rupiah dengan mata uang lain di kawasan Asia pagi ini? Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau sangat bervariasi terhadap dolar AS pada perdagangan Senin pagi. Beberapa mata uang regional berhasil mengikuti jejak rupiah dengan menguat terhadap dolar AS. Sebagai contoh, peso Filipina terpantau menguat sebesar 0,26 persen, diikuti oleh ringgit Malaysia yang mengalami apresiasi sebesar 0,07 persen. Selain itu, yuan China juga mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,01 persen. Di sisi lain, ada juga beberapa mata uang yang justru bergerak stabil atau bahkan melemah. Dolar Hong Kong dilaporkan bergerak stabil tanpa perubahan berarti terhadap dolar AS. Sementara itu, pelemahan dialami oleh dolar Singapura yang turun 0,08 persen, yen Jepang yang melemah sebesar 0,32 persen, serta won Korea Selatan yang mengalami depresiasi paling dalam di Asia sebesar 0,59 persen. Keberagaman pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen dolar AS tidak memengaruhi seluruh mata uang Asia dengan cara yang sama.

Baca Juga

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,690 Juta per Gram, Cek Perbandingan Merek Lain

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,690 Juta per Gram, Cek Perbandingan Merek Lain

Pertanyaan: Bagaimana kinerja mata uang negara-negara maju dan global lainnya terhadap dolar AS? Kondisi yang berbeda terlihat pada kelompok mata uang utama global lainnya, di mana mayoritas justru mengalami tekanan dari dolar AS pada perdagangan Senin pagi ini. Euro Eropa tercatat mengalami pelemahan sebesar 0,05 persen. Penurunan juga diikuti oleh poundsterling Inggris yang merosot tipis sebesar 0,01 persen. Selanjutnya, dolar Australia mengalami koreksi ke bawah sebesar 0,04 persen, dolar Kanada melemah sebesar 0,10 persen, dan franc Swiss turut mengalami penurunan sebesar 0,11 persen terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut. Pelemahan mata uang global ini memperlihatkan adanya pola pergerakan yang kontras dibandingkan dengan penguatan yang dialami rupiah dan sebagian mata uang Asia lainnya.

Pertanyaan: Apa faktor utama yang mendorong penguatan rupiah dan menekan dolar AS saat ini? Analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, memberikan pandangannya mengenai situasi pasar uang saat ini. Menurut Lukman Leong, dolar AS saat ini sedang berada di bawah tekanan yang cukup besar. Kondisi ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, yaitu Non-Farm Payrolls (NFP), pada hari Jumat lalu. Data NFP tersebut menunjukkan hasil yang jauh lebih lemah daripada harapan pasar. Lemahnya data ketenagakerjaan ini secara langsung memicu penurunan ekspektasi para pelaku pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS atau The Fed dalam waktu dekat, sehingga membuat dolar AS kehilangan kekuatannya dan memberi ruang bagi rupiah untuk menguat pada perdagangan pagi ini.

Baca Juga

Presiden Prabowo Bahas Program B50 dan Perintahkan Pemangkasan Anak-Cucu BUMN

Presiden Prabowo Bahas Program B50 dan Perintahkan Pemangkasan Anak-Cucu BUMN

Pertanyaan: Apa saja faktor ketidakpastian yang berpotensi menahan laju penguatan rupiah lebih lanjut? Meskipun rupiah sedang berada dalam tren positif pada Senin pagi ini, terdapat sejumlah faktor eksternal yang harus tetap diwaspadai karena dapat membatasi apresiasi lebih jauh. Lukman Leong menjelaskan bahwa ketidakpastian yang menyelimuti pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu sentimen negatif yang dapat menahan laju penguatan mata uang Garuda. Isu geopolitik dan logistik di kawasan Selat Hormuz ini menciptakan keraguan di kalangan investor global, sehingga mereka bersikap lebih hati-hati dalam menempatkan aset mereka di pasar negara berkembang termasuk Indonesia, yang pada akhirnya dapat menahan laju apresiasi rupiah.

Pertanyaan: Berapa proyeksi rentang pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari perdagangan ini? Berdasarkan analisis situasi pasar terkini, terdapat estimasi mengenai batas pergerakan rupiah sepanjang hari ini. Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan bahwa pergerakan rupiah terhadap dolar AS akan berfluktuasi dalam rentang yang cukup dinamis. Nilai tukar rupiah diestimasikan akan bergerak dalam kisaran antara Rp17.800 hingga Rp17.950 per dolar AS sepanjang sesi perdagangan hari ini. Perkiraan ini memperhitungkan faktor penekan dolar AS dari data ketenagakerjaan serta faktor pembatas dari situasi ketidakpastian global yang masih berlangsung.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahDolar ASNilai Tukar

Berita Terbaru Lainnya

Harga Minyak Dunia Naik ke US$84,32 per Barel di Tengah Ketegangan Selat HormuzJet Tempur F-16 AS Cegat Pesawat Sipil di Wilayah Udara Klub Golf Donald TrumpETF Emas Syariah XTRA Resmi Diluncurkan di Bursa Efek IndonesiaPenyebab Penurunan Indeks Keyakinan Konsumen Juli 2026Pemeriksaan Kesehatan Bulanan Anak di Pusat Layanan Terpadu Banda AcehHarga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,690 Juta per Gram, Cek Perbandingan Merek LainPenanganan Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo Tengger SemeruWajah Baru Bernadya, Aransemen Cheerful di Panggung Bangor Fest 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026