berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Rencana Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Indonesia

Fitri KaraengDiterbitkan 17 Agu 2026 - 11.14 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Indonesia
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan langkah besar untuk memperkuat tata kelola sektor komoditas nasional. Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan rencana strategis mengenai pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Pengumuman penting ini disampaikan secara langsung oleh Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI yang membahas Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya. Pidato kenegaraan tersebut berlangsung di Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya pengelolaan sumber daya alam Indonesia agar memberikan nilai tambah yang optimal bagi perekonomian negara.

Tujuan utama di balik pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ini adalah untuk menciptakan Indonesia Reference Price atau harga referensi Indonesia untuk komoditas-komoditas utama ekspor nasional. Selama puluhan tahun, Indonesia telah diakui secara global sebagai salah satu produsen terbesar dunia untuk berbagai jenis komoditas penting. Beberapa di antaranya meliputi kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, kopi, karet, serta berbagai komoditas unggulan lainnya. Dengan adanya harga referensi yang dibentuk sendiri di dalam negeri melalui bursa ini, Indonesia diharapkan dapat memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan mandiri dalam menentukan nilai dari kekayaan alamnya sendiri di kancah perdagangan internasional.

Dalam pidatonya tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan pandangan yang sangat tegas mengenai pentingnya kedaulatan atas komoditas nasional. Beliau menegaskan bahwa apabila kelak pembeli dari negara lain tidak menyetujui harga yang telah ditetapkan dalam Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ini, maka pemerintah tidak akan memaksakan penjualan. Menurut Presiden Prabowo, lebih baik komoditas-komoditas berharga tersebut tetap disimpan di dalam tanah untuk masa depan anak-cucu warga Indonesia. Sikap tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya alam nasional agar tidak dieksploitasi dengan harga murah yang merugikan kepentingan jangka panjang bangsa.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Meskipun rencana besar ini telah diumumkan, detail teknis mengenai regulasi dan operasionalnya masih dalam tahap pematangan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah saat ini belum dapat menjelaskan secara rinci terkait aturan maupun komoditas yang akan diperdagangkan di dalam bursa tersebut. Keterangan ini disampaikan oleh Prasetyo Hadi saat ditemui oleh awak media di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 17 Agustus 2026. Kendati demikian, ia memberikan gambaran bahwa komoditas yang dipastikan menjadi target utama untuk bursa ini adalah komoditas-komoditas yang memang merupakan hasil produksi utama Indonesia, seperti Crude Palm Oil (CPO), nikel, dan batu bara.

Mengenai format dan bentuk lembaganya, bursa baru ini diperkirakan nantinya akan memiliki karakteristik yang serupa dengan bursa komoditas yang sudah ada sebelumnya di tanah air, seperti Indonesia Commodity Exchange atau Icomex. Dalam perkembangannya, pemerintah juga tengah mempertimbangkan berbagai opsi struktural demi efektivitas perdagangan komoditas ini. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan secara serius oleh pemerintah adalah kemungkinan untuk melakukan penggabungan (merger) ICDX ke dalam bursa komoditas milik negara tersebut.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Untuk memastikan jalannya perdagangan yang adil, aman, dan akuntabel, Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ini nantinya akan beroperasi di bawah pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengawasan oleh OJK diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta transparansi bagi seluruh pelaku pasar yang terlibat. Pemerintah menetapkan target waktu yang cukup jelas untuk merealisasikan rencana ini, di mana Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ditargetkan sudah bisa mulai beroperasi secara resmi pada tanggal 1 Januari 2027 mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBursa MineralKomoditas Strategis

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap