berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Penyebab Raksasa Minyak AS Raup Untung Besar hingga Rp 2,8 Triliun per Hari

Marthen TandirerungDiterbitkan 9 Agu 2026 - 02.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Raksasa Minyak AS Raup Untung Besar hingga Rp 2,8 Triliun per Hari
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Bagaimana konflik geopolitik di belahan dunia lain dapat berdampak langsung pada perputaran uang di industri energi global? Pertanyaan ini sering muncul ketika tensi politik memanas dan harga minyak mentah mulai melonjak. Jawabannya terlihat sangat jelas dari laporan keuangan terbaru para raksasa minyak asal Amerika Serikat, ExxonMobil dan Chevron, yang mencatatkan lonjakan keuntungan luar biasa pada kuartal kedua tahun 2026. Perang antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah telah memicu guncangan pada rantai pasok energi global, yang pada akhirnya menggelembungkan pundi-pundi korporasi minyak dunia.

Tensi tinggi di Timur Tengah menjadi faktor utama di balik meroketnya harga minyak mentah dunia. Sepanjang tahun ini, harga minyak mentah global telah melambung lebih dari 40 persen. Kenaikan yang signifikan ini dipicu oleh keterbatasan pasokan dari wilayah Timur Tengah akibat situasi perang yang mengganggu jalur distribusi dan produksi. Kondisi pasar yang ketat ini membawa keuntungan finansial yang sangat besar bagi korporasi energi yang memiliki infrastruktur kuat untuk terus menyalurkan energi ke pasar global.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

ExxonMobil menjadi salah satu contoh paling mencolok dari fenomena lonjakan laba ini. Pada kuartal kedua tahun 2026, perusahaan ini berhasil membukukan laba bersih sebesar 14,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 259,5 triliun. Jika dirinci lebih lanjut untuk melihat skala harian dari bisnis raksasa ini, ExxonMobil rata-rata menghasilkan keuntungan sekitar 160 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,8 triliun per hari selama periode tersebut. Pencapaian ini tidak hanya melipatgandakan keuntungan mereka dibandingkan dengan pendapatan pada tahun sebelumnya secara tahunan (year-on-year), tetapi juga menjadi rekor pendapatan kuartalan tertinggi bagi ExxonMobil sejak awal pecahnya perang Rusia-Ukraina pada tahun 2022 lalu.

Baca Juga

Penyergapan Kapal MV King Sun, Penggagalan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan

Penyergapan Kapal MV King Sun, Penggagalan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan

Tidak kalah gemilang, Chevron selaku produsen minyak terbesar kedua di Amerika Serikat juga memetik hasil yang sangat besar dari situasi pasar saat ini. Chevron mencatatkan laba bersih mencapai 12,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 216,5 triliun pada kuartal kedua 2026. Angka fantastis ini menunjukkan peningkatan lebih dari empat kali lipat jika dibandingkan dengan perolehan laba mereka pada kuartal kedua tahun lalu, yang tercatat sebesar 2,5 miliar dolar AS atau setara Rp 44,7 triliun.

Salah satu pendorong utama di balik lonjakan laba Chevron adalah pemulihan luar biasa pada sektor hilir mereka, yang mencakup operasional kilang-kilang minyak. Pada tahun lalu, bisnis hilir Chevron sempat mencatatkan kerugian bersih sebesar 817 juta dolar AS atau sekitar Rp 14,6 triliun. Namun, pada kuartal kedua 2026, lini bisnis hilir ini berbalik arah secara drastis dengan membukukan keuntungan sebesar 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp 87,6 triliun. Kemampuan untuk memiliki dan mengoperasikan kilang minyak sendiri menjadi keunggulan strategis yang sangat besar bagi ExxonMobil dan Chevron di tengah situasi pasar yang tidak menentu.

Kondisi pasar saat ini memang sangat menantang bagi kapasitas penyulingan minyak global secara keseluruhan. Menurut estimasi dari Andy Lipow, yang menjabat sebagai presiden Lipow Oil Associates, dunia saat ini telah kehilangan sekitar 6 hingga 7 juta barel kapasitas penyulingan minyak per hari. Keterbatasan kapasitas penyulingan global inilah yang membuat kepemilikan kilang mandiri oleh perusahaan-perusahaan besar menjadi pembeda utama dalam menghasilkan margin keuntungan yang tebal ketika harga produk olahan minyak melonjak.

Baca Juga

Jadwal dan Syarat Promo Elektronik di Transmart Full Day Sale

Jadwal dan Syarat Promo Elektronik di Transmart Full Day Sale

Tren keuntungan melimpah ini tidak hanya dinikmati oleh korporasi asal Amerika Serikat. Perusahaan energi multinasional Shell juga melaporkan kinerja keuangan yang sangat kuat. Dalam laporan keuangan terbarunya, Shell mengungkapkan bahwa mereka berhasil menghasilkan keuntungan hampir 10 miliar dolar AS atau setara Rp 178,97 triliun pada kuartal terakhir. Jumlah tersebut naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan keuntungan tahun sebelumnya, sekaligus menempatkannya sebagai laba kuartalan tertinggi kedua sepanjang sejarah berdirinya Shell.

Meskipun angka-angka ini menunjukkan pertumbuhan bisnis yang luar biasa, masa depan pasar energi tetap diselimuti oleh berbagai ketidakpastian. Keuntungan besar yang diraih saat ini sangat bergantung pada keberlanjutan konflik geopolitik dan fluktuasi harga minyak mentah dunia. Apabila ketegangan di Timur Tengah mereda atau jika kapasitas penyulingan global mulai pulih ke tingkat normal, margin keuntungan yang dinikmati perusahaan-perusahaan migas ini bisa saja menyusut dengan cepat pada kuartal-kuartal berikutnya. Dinamika pasokan global yang terus berubah membuat proyeksi jangka panjang tetap menjadi wilayah yang penuh dengan ketidakpastian bagi para pelaku industri.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

harga minyakShell

Berita Terbaru Lainnya

Penyergapan Kapal MV King Sun, Penggagalan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan BintanJadwal dan Syarat Promo Elektronik di Transmart Full Day SaleMekanisme Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kabupaten AlorDiskon AC Split 1PK di Transmart Full Day Sale Tembus Rp 1,7 JutaDampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Penerbangan Batal dan Pabrik Toyota DitutupUpaya Bupati Bandung dan KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan BersihPeran PSO Bea Cukai Kupang dalam Menjaga Keamanan Laut Perbatasan TimurKolaborasi Changhong dan Rossa dalam Kampanye Langgeng Bersama

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026