Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya mendorong digitalisasi pada sektor pengadaan barang dan jasa serta pemberdayaan pelaku usaha lokal di wilayahnya. Langkah strategis dari pemerintah daerah ini diwujudkan secara nyata melalui peluncuran sebuah inisiatif yang diberi nama Gerakan One Marketplace atau disingkat GOM. Program ini dirancang khusus oleh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan sekaligus memperluas jangkauan pemanfaatan platform belanja digital milik daerah yang selama ini dikenal dengan nama Bajubodo. Melalui inisiatif Gerakan One Marketplace tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berupaya mengintegrasikan sistem belanja langsung ke seluruh wilayah, yang mencakup 24 kabupaten dan kota yang ada di provinsi tersebut.
Bagi masyarakat luas maupun para pelaku usaha yang ingin memahami lebih dalam mengenai sistem ini, Bajubodo merupakan singkatan dari Belanja Langsung Barang melalui Order Online. Platform belanja digital tersebut dirancang sebagai wadah transaksi elektronik yang memfasilitasi pengadaan barang dan jasa untuk berbagai kebutuhan perangkat pemerintah daerah. Kehadiran platform Bajubodo ini pada dasarnya menjadi jembatan digital yang secara langsung menghubungkan kebutuhan belanja instansi pemerintahan dengan ketersediaan produk dari para penyedia lokal. Dalam praktiknya, penyedia lokal yang dimaksud sangat berfokus pada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau








