berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Politik

Memahami Perubahan Kebijakan Donald Trump terhadap Korea Utara dan Korea Selatan

Sri NugrohoDiterbitkan 18 Agu 2026 - 20.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Memahami Perubahan Kebijakan Donald Trump terhadap Korea Utara dan Korea Selatan
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, telah merespons upayanya untuk kembali membuka komunikasi. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 18 Agustus 2026, sehari setelah Trump memerintahkan Pentagon untuk mengurangi latihan militer bersama antara AS dan Korea Selatan secara substansial. Keputusan ini langsung memicu spekulasi global mengenai arah kebijakan luar negeri AS di Semenanjung Korea dan potensi dampaknya terhadap sekutu lama mereka.

Meskipun Trump secara terbuka mengonfirmasi adanya respons dari Kim Jong Un, informasi yang tersedia saat ini masih sangat terbatas. Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai bentuk maupun isi dari tanggapan tersebut. Pejabat Gedung Putih dan misi Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York juga belum memberikan komentar resmi. Keterbatasan data ini membuat analisis mengenai nasib pertahanan Korea Selatan ke depan harus dilakukan dengan hati-hati, terutama karena Trump beralasan bahwa pengurangan latihan militer tersebut dipicu oleh masalah biaya dan keengganan Seoul untuk ikut serta dalam tindakan terhadap Iran.

Bagi pengamat yang ingin memahami dinamika geopolitik ini, ada beberapa langkah praktis untuk menganalisis situasi tersebut berdasarkan fakta di lapangan. Langkah pertama adalah memantau status dan skala latihan militer gabungan di kawasan. Mantan pejabat National Intelligence Officer AS untuk Korea Utara, Sydney Seiler, mengingatkan bahwa pada tahun 2018 Trump pernah menghentikan latihan militer Ulchi Freedom Guardian untuk mendorong dialog. Karena Korea Utara selalu mengecam latihan militer gabungan AS-Korea Selatan sebagai persiapan perang, pengurangan skala latihan ini dapat dibaca sebagai indikator awal adanya upaya konsesi strategis dari Washington.

Baca Juga

Bea Cukai Gagalkan 32 Kasus Penyelundupan, Nilainya Tembus Rp846 Miliar

Bea Cukai Gagalkan 32 Kasus Penyelundupan, Nilainya Tembus Rp846 Miliar

Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah menganalisis pergeseran posisi tawar dan aliansi baru Korea Utara. Sejak pertemuan terakhir Trump dan Kim pada 2019, posisi Pyongyang telah berubah secara signifikan. Pengamat dari Brookings Institution, Andrew Yeo, mencatat bahwa Kim Jong Un kini dinilai memiliki dukungan dari Rusia dan China. Fakta bahwa pasukan Korea Utara dilaporkan bertempur bersama Rusia, serta penggunaan rudal buatan mereka dalam serangan di Zaporizhzhia, Ukraina, menunjukkan bahwa pertemuan baru dengan AS mungkin lebih berkaitan dengan reputasi Kim Jong Un di kancah global daripada sekadar substansi diplomasi.

Langkah ketiga adalah menyaring retorika politik dari kebijakan luar negeri yang nyata, terutama di tengah krisis internasional lainnya. Kepala program Korea di Center for Strategic and International Studies (CSIS), Victor Cha, menilai bahwa upaya Trump mengangkat kembali isu Korea Utara kemungkinan berkaitan dengan usahanya untuk mengalihkan perhatian dari kesulitan yang dihadapi dalam perang Iran. Publik harus membedakan antara pernyataan persahabatan publik, seperti klaim Trump bahwa Kim Jong Un selalu memperlakukannya dengan penuh rasa hormat, dengan langkah strategis yang mengikat secara diplomasi.

Baca Juga

Tantangan Industri Pariwisata, Mahalnya Tiket Pesawat ke Papua Tekan Okupansi Hotel

Tantangan Industri Pariwisata, Mahalnya Tiket Pesawat ke Papua Tekan Okupansi Hotel

Melalui pemantauan tiga aspek utama di atas, publik dapat menilai secara mandiri arah pergerakan diplomasi AS di Asia Timur. Hingga saat ini, proses komunikasi antara Trump dan Kim Jong Un masih berada pada tahap awal tanpa rincian kesepakatan yang jelas. Situasi ini tetap dinamis dan penuh ketidakpastian, sehingga pengamatan berkelanjutan terhadap kebijakan Pentagon dan manuver geopolitik Pyongyang sangat diperlukan untuk melihat apakah Korea Selatan benar-benar akan terkena dampak dari pendekatan baru ini.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpKorea SelatanKorea UtaraKim Jong Un

Berita Terbaru Lainnya

Bapanas Ungkap Alasan Harga Beras Terus Naik Meski Stok MelimpahBea Cukai Gagalkan 32 Kasus Penyelundupan, Nilainya Tembus Rp846 MiliarLangkah Pemerintah Kota Malang Mewujudkan Pembangunan Melalui Sektor PendidikanPenyesuaian Arus Lalu Lintas di Jalan Sudirman-Thamrin Saat Demonstrasi MahasiswaAnggaran Subsidi Energi 2027 Ditetapkan Sebesar Rp 272,9 TriliunPenyaluran Stimulus Ekonomi Tahap II Senilai Rp26,34 Triliun untuk Mendorong PerekonomianPelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 23 SurabayaLangkah Strategis Menghadapi Penguatan IHSG ke Level 6.449 Usai Libur Panjang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap