berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Gempa Susulan M5,2 Guncang NTT, Total Korban Meninggal Capai 47 Orang

Marthen TandirerungDiterbitkan 16 Agu 2026 - 09.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gempa Susulan M5,2 Guncang NTT, Total Korban Meninggal Capai 47 Orang
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Apakah Anda tinggal di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) atau sedang memantau kondisi kerabat di sana setelah guncangan yang terjadi baru-baru ini? Pertanyaan mengenai seberapa aman kondisi terkini dan apa yang harus dilakukan menjadi perhatian utama masyarakat saat ini. Pada hari Minggu pagi, 16 Agustus 2026, pukul 06.12.54 WIB, wilayah NTT kembali diguncang oleh gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 5,2. Informasi ini penting untuk dipahami agar warga dapat mengambil langkah mitigasi yang tepat dan tidak panik.

Pusat gempa berkekuatan M5,2 tersebut terdeteksi berada di 84 kilometer arah timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa lindu kali ini terjadi pada kedalaman yang cukup dangkal, yaitu 10 kilometer. Meskipun guncangan pagi ini cukup mengejutkan warga yang baru memulai aktivitas, BMKG memastikan bahwa gempa dengan magnitudo 5,2 tersebut tidak memiliki potensi untuk memicu gelombang tsunami.

Rangkaian aktivitas tektonik di wilayah ini memang cukup intensif selama beberapa hari terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun hingga hari Sabtu pukul 14.00 WIB, tercatat sudah ada 235 kali gempa susulan yang mengguncang kawasan tersebut. Magnitudo dari ratusan gempa susulan ini sangat bervariasi, mulai dari yang berskala kecil 2,5 hingga yang cukup kuat mencapai 6,2. Dari hasil pemetaan seismik, sebagian besar aktivitas gempa susulan tersebut terkonsentrasi di wilayah utara Pulau Flores.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil observasi terkini, jumlah gempa susulan di NTT belum menunjukkan adanya tanda-tanda memasuki fase peluruhan atau penurunan aktivitas. Secara ilmiah, proses peluruhan gempa susulan hingga kondisi benar-benar stabil biasanya memerlukan waktu yang tidak sebentar. Umumnya, proses ini memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu, sebagaimana yang pernah terjadi pada peristiwa gempa bumi di wilayah Maluku Utara beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Dampak dari rangkaian gempa ini telah menimbulkan korban jiwa. Merujuk pada data sementara yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu pukul 18.48 WIB, total korban meninggal dunia akibat bencana ini dilaporkan telah mencapai 47 orang. Angka ini merupakan akumulasi dari beberapa wilayah terdampak di NTT.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebaran korban meninggal dunia yang teridentifikasi meliputi 24 orang di Kabupaten Manggarai, yang menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak. Selanjutnya, tercatat 17 orang meninggal dunia di Kabupaten Manggarai Timur, 3 orang di Kabupaten Sikka, serta masing-masing 1 orang di Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Ende. Proses pemantauan dan evakuasi di lapangan masih terus berjalan seiring dengan upaya pemulihan pascabencana.

Bagi warga yang berada di zona terdampak, disarankan untuk selalu memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal sebelum memasukinya kembali guna menghindari risiko keruntuhan akibat gempa susulan. Pastikan jalur evakuasi di sekitar rumah tetap bebas dari hambatan dan terus ikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG serta BNPB agar terhindar dari isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGBNPB

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap