Perkembangan teknologi di era digital saat ini menuntut kesiapan infrastruktur yang kokoh, terutama dengan semakin kencangnya adopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Penguatan jaringan infrastruktur konektivitas memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan adopsi teknologi AI tersebut. Tanpa adanya konektivitas yang memadai, penerapan solusi berbasis AI tidak akan dapat berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penyediaan jaringan internet yang andal menjadi prioritas utama bagi para pelaku industri telekomunikasi untuk memastikan bahwa ekosistem digital dapat terus berkembang dan mendukung berbagai kebutuhan teknologi masa kini dan masa depan di Indonesia.
Salah satu pelaku industri yang mengambil peran aktif dalam penyediaan infrastruktur ini adalah PT Nap Info Lintas Nusa, yang juga dikenal luas sebagai Matrix Nap Info. Sebagai perusahaan telekomunikasi terkemuka, Matrix Nap Info menyediakan layanan internet terintegrasi yang mencakup berbagai solusi digital penting, termasuk penyediaan data center dan solusi cloud. Dalam menjalankan operasional bisnisnya, Matrix Nap Info memiliki misi utama untuk menyediakan konektivitas yang andal bagi seluruh masyarakat Indonesia. Misi ini diwujudkan melalui penyediaan layanan internet berkualitas tinggi serta infrastruktur pendukung yang kuat untuk menjamin kelancaran akses data di seluruh penjuru negeri.
Inovasi OCA Berbasis AI dari Telkom di DTI-CX 2026

Dalam rangka mewujudkan misi penyediaan konektivitas yang andal tersebut, Matrix Nap Info terus melakukan pembangunan infrastruktur jaringan secara berkelanjutan. Sejak tahun 2028, perusahaan ini telah aktif membangun jaringan kabel laut serta kabel terestrial. Pembangunan jaringan kabel laut dan kabel terestrial ini dirancang secara khusus untuk menghubungkan antar data center yang ada. Dengan menghubungkan data center melalui jaringan kabel terestrial dan kabel laut, Matrix Nap Info dapat memastikan distribusi data berjalan dengan lebih cepat, stabil, dan aman, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi konektivitas nasional dalam mendukung adopsi teknologi digital yang lebih kompleks.
Ekspansi infrastruktur ini juga disertai dengan peningkatan kapasitas jaringan secara masif untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan data. Sejak tahun 2028, Matrix Nap Info telah menetapkan target kapasitas jaringan hingga mencapai 60 Terabytes. Kapasitas jaringan yang sangat besar ini diproyeksikan dan diramal akan habis terpakai sepenuhnya oleh masyarakat dan industri pada tahun 2030 mendatang seiring dengan semakin tingginya kebutuhan konektivitas. Untuk mengantisipasi habisnya kapasitas tersebut, Matrix Nap Info telah merencanakan langkah strategis dengan menambah kapasitas jaringan baru sekitar 720 Terabytes pada tahun 2029. Langkah penambahan kapasitas yang signifikan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data yang terus melonjak di era adopsi AI.
Fasilitas dan Pembangunan Sekolah Rakyat DKI Jakarta oleh Hutama Karya

Rencana ekspansi dan strategi penguatan jaringan ini dipaparkan secara mendalam oleh Ilhami Efendi Zainuddin, yang menjabat sebagai Vice President of Sales di PT Nap Info Lintas Nusa (Matrix Nap Info). Penjelasan tersebut disampaikan dalam sebuah sesi dialog bersama Mercy Widjaja dalam program Profit yang ditayangkan di CNBC Indonesia pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. Dalam dialog tersebut, dibahas bagaimana pentingnya kesiapan infrastruktur telekomunikasi seperti yang dibangun oleh Matrix Nap Info untuk menopang kebutuhan adopsi AI yang kian kencang di Indonesia. Melalui komitmen pembangunan jaringan kabel laut, kabel terestrial, data center, serta solusi cloud, Matrix Nap Info siap menjadi pilar utama dalam mendukung transformasi digital nasional.






