Aliran sungai di wilayah Kota Depok belakangan ini menjadi sorotan setelah adanya penemuan potongan tubuh manusia. Dalam upaya penyelidikan kasus ini, Musfik, yang merupakan seorang petugas Sumber Daya Air (SDA) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, menjadi sosok penting. Musfik secara langsung membantu pihak kepolisian dalam menemukan potongan tubuh yang diduga merupakan korban mutilasi di aliran Kali Grogol, Depok.
Penemuan potongan tubuh di Kali Grogol tersebut bermula saat Musfik sedang menjalankan tugasnya. Ketika sedang membersihkan dan mengangkat tumpukan sampah yang tersangkut di bawah jembatan, perhatian Musfik teralihkan oleh sebuah benda mencurigakan. Ia melihat sebuah karung yang dikerubungi oleh lalat dan mengeluarkan bau menyengat yang sangat kuat. Merasa ada yang tidak beres, Musfik segera melaporkan temuan karung mencurigakan tersebut kepada pihak kepolisian. Tidak lama setelah laporan dibuat, petugas Inafis dari Polres Metro Depok tiba di lokasi kejadian, disusul kemudian oleh tim Inafis dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya).
Sebelum berhasil menemukan potongan kaki di Kali Grogol, Musfik ternyata juga sempat dilibatkan oleh pihak kepolisian dalam proses pencarian bagian tubuh korban di lokasi lain, yaitu di jemblongan Kali Licin Pitara. Dalam proses pencarian di Kali Licin Pitara tersebut, polisi sampai mengerahkan anjing pelacak atau K-9 untuk menyisir area sekitar. Namun, setelah melakukan proses pencarian yang berlangsung selama lebih dari empat jam, upaya tim gabungan bersama anjing pelacak tersebut masih belum membuahkan hasil.
Kemeriahan HUT Ke-81 RI di Jakarta, Dihadiri Ratusan Ribu Warga dan Menjadi Simbol Pemersatu Bangsa

Di tengah proses pencarian yang cukup melelahkan itu, Musfik sempat meminta dua gelas kopi pahit dan sebatang rokok kretek kepada pihak kepolisian yang bertugas. Ia meyakini bahwa kebiasaan tersebut dapat membantu kelancaran proses pencarian bagian tubuh korban. Bagi Musfik, membantu polisi mencari jasad di perairan bukanlah hal baru. Sebelum terlibat dalam pencarian di Kali Licin Pitara dan Kali Grogol, Musfik juga pernah membantu proses penemuan mayat di kawasan Situ Pangarengan.
Ketika akhirnya menemukan potongan tubuh di Kali Grogol, Musfik mengambil tindakan hati-hati untuk mengevakuasinya. Sebelum mengangkat potongan tubuh tersebut dari sungai, Musfik membungkus kedua tangannya menggunakan plastik untuk mengurangi paparan bau menyengat yang menusuk hidung. Dengan tangan terbungkus plastik, ia mengangkat satu per satu potongan kaki dari sungai ke atas jembatan hingga terkumpul sepasang kaki bagian betis. Proses penanganan terhadap potongan tubuh tersebut kemudian segera dilanjutkan oleh tim Inafis yang berada di lokasi.
Fakta di Balik Rekor Gaji CEO dan Struktur Kompensasi Eksekutif

Sementara itu, penemuan bagian tubuh manusia juga dilaporkan terjadi di lokasi lain di Depok. Menurut penjelasan Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel, dua orang petugas SDA Limo menemukan potongan tubuh yang diduga bagian kaki saat melakukan pembersihan di Sungai Limo pada hari Rabu, 19 Agustus 2026. Ipda Breggy menjelaskan bahwa potongan tubuh yang ditemukan oleh petugas SDA Limo tersebut memang hanya sepotong kaki saja.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, seluruh potongan tubuh yang berhasil ditemukan di lapangan langsung dibawa dan dikirim ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan forensik. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan serangkaian pengujian forensik yang mendalam untuk memastikan apakah potongan-potongan tubuh tersebut merupakan bagian jasad dari korban mutilasi yang bernama Kunaefi.






