PT Vale Indonesia Tbk (INCO) secara resmi mengumumkan kabar mengenai pengunduran diri salah satu anggota jajaran direksinya. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten pertambangan berkode saham INCO tersebut melaporkan bahwa Budiawansyah telah memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Sebelum pengumuman ini dirilis, ia memegang posisi penting di dalam struktur kepemimpinan perusahaan sebagai Direktur sekaligus menjabat sebagai Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Perseroan. Pengumuman ini menjadi bagian dari transparansi informasi yang wajib disampaikan oleh perusahaan terbuka kepada publik dan pemegang saham.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari manajemen perseroan, surat pengunduran diri resmi dari Budiawansyah telah diterima secara langsung oleh pihak manajemen PT Vale Indonesia Tbk pada tanggal 20 Agustus 2026. Mundurnya salah satu direktur ini tentu mengubah rencana kepengurusan yang sebelumnya telah ditetapkan. Budiawansyah sebelumnya diketahui menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk masa bakti atau periode kepengurusan yang dimulai sejak Juli 2025 hingga dijadwalkan berakhir pada tahun 2028 mendatang. Dengan adanya surat pengunduran diri ini, masa jabatannya dipastikan akan selesai lebih awal dari periode yang telah ditentukan sebelumnya.
Akselerasi Pembangunan PLTS Nasional, Target 30 GW Prabowo, Konversi 13 GW PLTD, dan Lonjakan Permintaan Data Center

Mengenai alasan di balik keputusan penting ini, manajemen PT Vale Indonesia Tbk menjelaskan bahwa langkah yang diambil oleh Budiawansyah merupakan keputusan pribadi yang bersangkutan. Alasan utama yang melandasi pengunduran diri tersebut berkaitan erat dengan pertimbangan keluarga. Setelah menerima surat pengunduran diri ini, langkah selanjutnya yang akan ditempuh oleh perseroan adalah memproses keputusan tersebut sesuai dengan mekanisme tata kelola perusahaan yang berlaku. Pihak perseroan akan mengajukan permohonan pengunduran diri tersebut untuk mendapatkan persetujuan resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang akan diselenggarakan mendatang.
Untuk menjaga ketenangan para pemegang saham dan pelaku pasar, manajemen PT Vale Indonesia Tbk memberikan kepastian dan jaminan terkait kelangsungan bisnis perusahaan pasca mundurnya Budiawansyah. Pihak manajemen memastikan secara tegas bahwa pengunduran diri ini tidak akan membawa dampak negatif atau merugikan bagi jalannya perusahaan. Manajemen menjamin bahwa tidak ada dampak buruk terhadap kegiatan operasional harian, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha (business continuity) dari Perseroan. Seluruh aktivitas bisnis dan komitmen perseroan dipastikan tetap berjalan dengan stabil dan normal tanpa adanya gangguan berarti.
Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

Budiawansyah sendiri merupakan seorang profesional yang saat ini berusia 47 tahun. Rekam jejak akademisnya menunjukkan latar belakang pendidikan yang kuat dan relevan dengan tanggung jawabnya. Ia menyelesaikan pendidikan jenjang Sarjana (S1) di jurusan Teknik Kimia di Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" (UPN "Veteran") Yogyakarta. Setelah menyelesaikan studi sarjananya, ia kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berhasil menyelesaikan program Magister (S2) di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Universitas Indonesia. Kombinasi pendidikan teknik dan keselamatan kerja ini sebelumnya menjadi modal penting dalam memimpin fungsi keberlanjutan dan urusan korporat di PT Vale Indonesia Tbk.






