berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

1.000 ASN DKI Jakarta Bekerja dari Rumah Imbas Kebakaran Gedung Bapenda

Ance RundenganDiterbitkan 9 Agu 2026 - 11.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
1.000 ASN DKI Jakarta Bekerja dari Rumah Imbas Kebakaran Gedung Bapenda
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Kebakaran besar melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Menyusul peristiwa tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengambil langkah cepat untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak terhenti. Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah memberlakukan sistem bekerja dari rumah (Work from Home/WFH) atau bekerja dari mana saja (Work from Anywhere/WFA) bagi sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang biasanya berkantor di gedung tersebut. Penyesuaian ini dilakukan sebagai respons darurat demi keselamatan pegawai sekaligus menjaga keberlangsungan tugas-tugas pemerintahan daerah.

Di mana lokasi persis Gedung Bapenda DKI

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Jakarta yang terbakar dan kapan peristiwa tersebut terjadi?

Gedung yang mengalami kebakaran tersebut berlokasi di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi pada hari Jumat malam, 7 Agustus 2026. Berdasarkan laporan awal, kobaran api mulai terlihat muncul sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah upaya pemadaman intensif dilakukan oleh petugas di lapangan, api yang berkobar di area tersebut akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya.

Mengapa Pemprov DKI menetapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi ASN pascakebakaran?

Kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan bekerja dari mana saja (WFA) diterapkan agar aktivitas kedinasan tetap berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan operasional yang berarti. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa skema kerja ini diberlakukan khusus agar pekerjaan yang ada tidak terganggu akibat rusaknya fasilitas kantor. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pramono Anung pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, setelah ia mengunjungi fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO) yang terletak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Instansi atau Organisasi Perangkat Daerah apa saja yang berkantor di gedung tersebut?

Baca Juga

Reformasi BUMN Transportasi dan Konektivitas Menjelang Hari Kemerdekaan RI

Reformasi BUMN Transportasi dan Konektivitas Menjelang Hari Kemerdekaan RI

Gedung di Jalan Abdul Muis tersebut tidak hanya menampung satu instansi, melainkan digunakan secara bersama oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Instansi-instansi yang berkantor di dalam gedung yang terbakar tersebut antara lain adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta. Karena gedung tersebut dihuni oleh beberapa dinas penting, dampak kebakaran ini memengaruhi operasional administratif dari ketiga lembaga tersebut.

Selain bekerja secara daring, ke mana ASN yang terdampak akan dipindahkan sementara?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya mengandalkan skema bekerja dari rumah secara penuh. Untuk ASN yang tugasnya membutuhkan kehadiran fisik atau koordinasi langsung, Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan untuk memindahkan mereka sementara waktu ke unit suku dinas (Sudin) masing-masing. Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa keputusan relokasi ke kantor suku dinas ini segera ditetapkan agar para pegawai tetap memiliki ruang kerja fisik yang memadai selama gedung utama di Gambir belum bisa digunakan.

Dari mana titik awal api berasal dan lantai berapa saja yang mengalami kerusakan?

Menurut keterangan resmi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat, titik awal api yang memicu kebakaran ini terdeteksi berada di lantai 11 gedung. Dari lantai tersebut, api dengan cepat menjalar ke bagian atas bangunan hingga melanda lantai 16. Kerusakan akibat kebakaran ini terkonsentrasi pada rentang lantai 11 hingga lantai 16 gedung Bapenda tersebut.

Baca Juga

Penyelidikan Kematian Sutrimo, Mengapa Keluarga Setuju Ekshumasi dan Autopsi Ulang?

Penyelidikan Kematian Sutrimo, Mengapa Keluarga Setuju Ekshumasi dan Autopsi Ulang?

Bagaimana rincian pengerahan personel pemadam kebakaran dan aparat keamanan di lokasi kejadian?

Proses penanganan kebakaran dan pengamanan area sekitar gedung melibatkan kolaborasi dari berbagai unsur instansi. Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan kekuatan sebanyak 40 unit mobil pemadam kebakaran yang didukung oleh 200 personel pemadam untuk menjinakkan api di lokasi. Di samping itu, guna menjaga keamanan area sekitar gedung pascakebakaran, Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 125 personel kepolisian. Dukungan pengamanan juga datang dari unsur militer, di mana Kodim 0501/Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 50 personel TNI untuk membantu menjaga ketertiban di sekitar lokasi kejadian.

Informasi penting apa saja yang masih belum diketahui atau belum diputuskan terkait insiden ini?

Hingga saat ini, penyebab pasti dari munculnya api di lantai 11 Gedung Bapenda DKI Jakarta masih dalam tahap penyelidikan dan belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang. Selain itu, total kerugian materiil akibat kerusakan dari lantai 11 hingga lantai 16 juga belum dapat ditaksir secara terperinci. Masyarakat dan ASN juga perlu mengantisipasi bahwa jangka waktu pelaksanaan skema WFH/WFA serta masa relokasi sementara ke kantor suku dinas masih belum ditentukan batas akhirnya, karena hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan kelayakan dan keamanan struktur bangunan secara menyeluruh.

Dengan adanya pembagian skema kerja WFH, WFA, serta relokasi sementara ke kantor suku dinas masing-masing, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Koordinasi antarinstansi yang berkantor di gedung Jalan Abdul Muis diharapkan tetap terjaga meskipun para pegawai saat ini tersebar di berbagai lokasi kerja sementara. Perkembangan lebih lanjut mengenai pemulihan kondisi fisik gedung serta hasil penyelidikan penyebab kebakaran akan terus dipantau oleh pihak-pihak terkait.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungDKI JakartaBapenda DKI

Berita Terbaru Lainnya

Terafab Texas, SpaceX dan Tesla Bangun Pabrik Semikonduktor Terbesar di DuniaReformasi BUMN Transportasi dan Konektivitas Menjelang Hari Kemerdekaan RIPenyelidikan Kematian Sutrimo, Mengapa Keluarga Setuju Ekshumasi dan Autopsi Ulang?6.000 Pesilat Jabodetabek Ramaikan Flash Mob Pencak Silat di Bundaran HIMenteri PPPA Soroti Temuan Ratusan Senjata dan Narkoba di Sekolah Swasta Jakarta SelatanTarif Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Menjadi Rp 1 Saat Perayaan HUT RI 17 AgustusApa Arti Peringkat Kredit Indonesia yang Dirilis S&P Ratings, Moody's, dan Fitch?Zoe Levana Ungkap Perjuangan Emosional Selama Syuting Serial Garam Muda

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026