berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Penemuan Kuburan Bayi Laki-Laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto

Sri NugrohoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 03.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penemuan Kuburan Bayi Laki-Laki di Pekarangan Rumah Warga Mojokerto
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Jawa Tengah mendadak gempar setelah sepasang suami istri menemukan kuburan bayi misterius di pekarangan rumah mereka sendiri. Pasangan suami istri tersebut, Muhammad Irham yang berusia 52 tahun dan Ruchannah yang berusia 44 tahun, tidak menyangka bahwa kepulangan mereka dari luar kota akan disambut oleh penemuan yang mengejutkan. Sebuah gundukan tanah baru di dekat sumur rumah mereka ternyata menjadi tempat peristirahatan terakhir seorang bayi laki-laki yang dikubur secara tidak layak.

Peristiwa ini bermula ketika rumah yang dihuni oleh Muhammad Irham dan Ruchannah dalam keadaan kosong sejak pagi hari. Ruchannah harus pergi ke wilayah Menganti, Gresik, untuk memeriksa lapak jualan bunga milik suaminya. Karena aktivitas tersebut, praktis tidak ada orang yang mengawasi area rumah mereka selama beberapa jam. Situasi sepi inilah yang diduga dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menggali lubang dan menguburkan jasad bayi tersebut tanpa sepengetahuan pemilik rumah maupun warga sekitar.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Ruchannah baru tiba kembali di rumahnya di Desa Pesanggrahan sekitar pukul 15.30 WIB. Saat berjalan ke area pekarangan, pandangannya tertuju pada sebuah gundukan tanah yang tampak masih baru di sebelah sumur. Rasa curiga yang mendalam mendorong Ruchannah untuk memeriksa gundukan tersebut secara langsung. Ia kemudian mulai menggali tanah yang tampak masih gembur itu. Setelah menggali sedalam kurang lebih 30 sentimeter, ia mendapati selembar kain berwarna merah. Ketika kain yang menyerupai kaus tersebut dibuka, Ruchannah sangat terkejut karena melihat kaki bayi menyembul dari dalamnya.

Seketika itu juga, Ruchannah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT 2 setempat, Muhammad Imron. Kabar penemuan jasad bayi laki-laki ini segera diteruskan oleh Muhammad Imron kepada Kepala Desa Pesanggrahan. Guna penanganan lebih lanjut dan penyelidikan secara hukum, pihak perangkat desa kemudian melaporkan temuan ini kepada Polsek Kutorejo. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak berwajib untuk mengungkap siapa pelaku di balik penguburan bayi misterius tersebut.

Baca Juga

Menko Airlangga Kunjungi Booth Jetour di GIIAS 2026

Menko Airlangga Kunjungi Booth Jetour di GIIAS 2026

Untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai detail peristiwa ini, berikut adalah rangkuman tanya jawab mengenai kasus penemuan kuburan bayi di Mojokerto.

Siapa pemilik rumah yang menjadi lokasi penemuan kuburan bayi ini? Kuburan bayi tersebut ditemukan di pekarangan rumah milik pasangan suami istri Muhammad Irham (52) dan Ruchannah (44). Mereka merupakan warga yang tinggal di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Jawa Tengah (Jateng).

Mengapa rumah tersebut bisa luput dari pengawasan saat penguburan terjadi? Pada pagi hari sebelum penemuan, rumah pasangan suami istri ini dalam keadaan kosong. Ruchannah sedang bepergian ke Menganti, Gresik, dengan tujuan memantau dan mengecek lapak bunga milik suaminya, Muhammad Irham. Rumah baru kembali berpenghuni setelah Ruchannah pulang pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB.

Bagaimana kronologi lengkap penemuan jasad bayi tersebut oleh Ruchannah? Setelah melangsungkan perjalanan pulang dari Gresik dan tiba di rumah sekitar pukul 15.30 WIB, Ruchannah mendapati adanya gundukan tanah baru yang mencurigakan di pekarangan, tepatnya di samping sumur rumahnya. Ia memutuskan untuk menggali gundukan tanah tersebut. Pada kedalaman sekitar 30 sentimeter, ia menemukan bungkusan kain merah. Saat bungkusan kain tersebut dibuka, ia melihat kaki bayi dan langsung menyadari bahwa gundukan itu adalah kuburan.

Baca Juga

Daftar Pemenang Penghargaan Exhibitor Night GIIAS 2026

Daftar Pemenang Penghargaan Exhibitor Night GIIAS 2026

Bagaimana kondisi jasad bayi saat pertama kali ditemukan di dalam kuburan? Jasad yang ditemukan di dalam pekarangan tersebut terkonfirmasi berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan di kedalaman sekitar 30 sentimeter, jasad bayi tersebut tidak dibungkus dengan kain kafan selayaknya jenazah pada umumnya. Bayi itu hanya dibalut menggunakan selembar kain berwarna merah yang bentuknya menyerupai pakaian kaus.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam pelaporan awal penemuan ini? Sesaat setelah menemukan kaki bayi di dalam gundukan tanah, Ruchannah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT 2, Muhammad Imron. Setelah menerima laporan dari warganya, Muhammad Imron segera meneruskan informasi ini kepada Kepala Desa Pesanggrahan. Kepala Desa Pesanggrahan kemudian menghubungi Polsek Kutorejo untuk melaporkan kejadian tersebut agar kepolisian dapat segera menindaklanjutinya.

Apakah identitas orang tua atau pelaku pembuangan bayi tersebut sudah diketahui? Berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, identitas pelaku yang menguburkan jasad bayi laki-laki di samping sumur rumah Muhammad Irham dan Ruchannah belum diketahui secara pasti. Laporan resmi telah diteruskan ke Polsek Kutorejo, dan penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap siapa dalang di balik kejadian ini serta motif di baliknya.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa TengahPenemuan Bayi

Berita Terbaru Lainnya

Menko Airlangga Kunjungi Booth Jetour di GIIAS 2026Daftar Pemenang Penghargaan Exhibitor Night GIIAS 2026Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Jakarta Pusat Dihadiri Megawati dan Tokoh Lintas GenerasiKronologi Penindakan GW, DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana hingga Mile 69 di MimikaKapolri Dorong Jajaran Rutin Gelar Kompetisi E-Sports di DaerahLangkah Yayasan Sekolah di Jakarta Selatan Merespons Temuan Senjata dan Sengketa AsetBasarnas Akhiri Pemantauan Aktif Kebakaran KMP Mutiara Sentosa IICara Mendaftar Lowongan Kerja PCPM Bank Indonesia Angkatan 41 Tahun 2026

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026